Cari
Foto Caption: Herman Delago bersama Viki Sianipar dan beberapa artis yang akan konser di Samosir.
 Event
 2 bulan yang lalu

Catat Dongan, 12 Agustus, Herman Delago Konser di Samosir

MEDAN - Herman Delago, musisi asal Austria yang piawai menyanyikan lagu Batak dengan genre rock, kembali menggelar konser di Open Air Stage Tuk Tuk Siadong Pulau Samosir, pada 12 Agustus 2017 mendatang.

Konser bertajuk Tobatak Festival ini merupakan yang ketiga kalinya, sejak yang pertama kali digelar pada Agustus 2014. Konser ini akan melibatkan sejumlah artis baik dari Eropa maupun daerah yang akan menyanyikan lagu-lagu batak.

Dalam konsernya di Samosir tahun ini, Herman Delago akan tampil bersama  Nadine Beiler -The JB's Band Dari Austria, Bernadeta Astari dari Belanda , Viky Sianipar dan Band , Tongam Sirait dan juga beberapa artis lokal seperti  Jajabi Band, Supra Purba Tambak, Punxgoaran dan Samisara Band.

Project Manager Event Henry Manik mengatakan, tujuan dari konser ini adalah untuk menciptakan sebuah atraksi (festival) musik  yang berkualitas di Samosir yang mampu menarik perhatian pengunjung baik domestik maupun mancanegara. Dengan demikian, Samosir (Danau Toba)  yang selama ini menjadi daerah tujuan  wisata dan juga sebagai  destinasi wisata prioritas oleh pemerintah pusat saat ini, akan mendapat nilai tambah.

Henry Manik  berharap agar event ini bisa terus mendapat dukungan dan perhatian  yang lebih besar lagi , terutama dari pemerintahan pusat dan propinsi juga dari pihak swasta, apalagi sejak 2014, Pemkab Samosir melalui dinas pariwisatanya sangat mendukung event ini, dan menjadikannya sebagai bagian dari event tahunan Dinas Pariwisata Samosir, bernama HSF.

"Dengan makin besarnya dukungan yang bisa didapat maka pelaksanaan festival ini bisa digelar beberapa hari dimasa depan. Dan pada ahirnya Samosir akan bisa memiliki sebuah Music  Festival bernama TobAtak Music Festival, yang akan melibatkan musisi/artis dalam dan luar negeri, sebagaimana festival musik lainnya yang  dikenal secara internasional , seperti Javajazz Fest Di Jakarta, Lowland Fest di Belanda,Rainforest World Music Fest di Malaysia," ujarnya.

Henry menambahkan, pihaknya bangga bisa mendapat dukungan dari semua artis yang dilibatkan, dengan mengedepankan nilai nilai persahabatan dan juga tujuan yaitu keinginan untuk lebih memasyarakatkan musik (lagu Batak) secara nasional maupun internasional.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah