Cari
 Koran Toba
 29 hari yang lewat

Marujung Ngolu Sorimangaraja Sitanggang, Ketua Paranormal Sedunia Meninggal Dunia

Foto Caption: Ketua Paranormal se-dunia Sorimangaraja Sitanggang (kiri)

Ketua Paranormal sedunia,  Sorimangaraja Sitanggang, asal Desa Pardomuan Ajibata, Kecamatan Ajibata, Tobasa telah pergi menghadap tuhannya.

Baca Juga Profil Prof.Sorimangaraja Sitanggang: Guru Besar Spiritual Dunia

Dia berpulang pada saat menjalani perawatan di Rumah Sakit H Adam Malik Medan, Kamis (23/8/2018) Pukul 15.00 WIB.

sorimangaraja sitanggang

Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI Heronimus Guru dan paranormal, Sori Mangaraja Sitanggang di Pos Pencarian, Samosir, Sabtu (17/10/2015). (Tribun Medan/Royandi Hutasoit)

Keluarga Sorimangaraja, Yamba Tua Sirait yang tinggal di Desa Pardomuan Ajibata mendapat informasi dari anak perempuan Sorimangaraja Sitanggang, yang ikut menemani di RS Adam Malik.

Baca juga Jenazah Prof Sorimangaraja Sitanggang Tiba di Rumah Duka, Isak Tangis Pecah

Dijelaskan Tua melalui selulernya , jenazah Master Spritual yang sudah banyak mendapat penghargaan dan pengakuan dari berbagai pihak ini akan disemayamkan di Pardomuan Ajibata, tepatnya di rumahnya di Kompleks SMA Negeri 1 Ajibata.

Pria bergelar Master Paranormal Dunia ini lahir 5 Maret 1967. Sejak lahir, beliau memiliki keanehan dan keunikan yang sangat berbeda dari anak manusia kebanyakan.

Terlahir tanpa ari-ari, memiliki lubang telinga kanan 2 buah, rambut gimbal yang sekarang sudah mencapai panjang 2,8 meter.

Rambut panjangnya ini telah diakui dan tercatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pria dengan rambut terpanjang di Indonesia.

Julukan “Manusia Ajaib” pun melekat pada dirinya. Keistimewaan tersebut memberi petunjuk bahwa beliau dilahirkan untuk menjadi seorang paranormal.

Bakat ini sama seperti kakeknya yang pada zamannya menjadi seorang pengobat alternatif yang sangat terkenal di daerahnya.

sorimangaraja sitanggang

Ketua Paranormal se-dunia Sorimangaraja Sitanggang (Ist)

Pada tahun 1990, Prof. Sorimangaraja Sitanggang merantau ke Jakarta untuk niatan kuliah. Tapi apalah daya kuliahnya harus terhenti karena masalah biaya.

Demi meneruskan kuliahnya, beliau mengikuti acara-acara musik bersama teman sebayanya hingga akhirnya uang tersebut terkumpul untuk membiayai kuliahnya sampai lulus dan kembali ke tanah Batak.

Menceritakan tentang suka duka kehidupan sang paranormal legendaris ini memang tak ada habisnya.

Dirinya memulai tirakat untuk mencari jati dirinya pada tahun 1991 di Medan dengan berbagai peristiwa gaib yang melingkupi dirinya.

Saat bertapa di Danau Toba, beliau melihat langit terbelah dua dan dari langit tiba-tiba datang cahaya dengan sembilan warna masuk ke dalam tubuhnya.

Kemudian cahaya itu keluar kembali namun telah berubah wujud menjadi orang tua yang memilik jenggot dan rambut berwarna putih panjang sampai terseret ke tanah sekitar 7 meter, bukan laki-laki dan bukan perempuan.

Itulah leluhur pertama orang batak yang mengutusnya supaya menjadi seorang paranormal dan pengobat.

Roh itu dipanggil Opung oleh beliau. Opung mempunyai hubungan dengan 51 leluhur yang lain. Roh-roh itu berbicara melalui dia.

Tidak hanya tentang jenis tumbuh-tumbuhan obat dan cara menggunakannya, juga diajarkan pelaksanaan ritual-ritual, upacara-upacara dan cara pengobatan rohani.

Bahkan, salah satu leluhurnya mengajari ‘mossak’, yaitu seni beladiri orang batak pada zaman dahulu.

Dari semua pengalaman tersebut, Prof. Sorimangaraja Sitanggang dilantik sebagai Ketua Paranormal Sedunia dan dinobatkan pada tahun 2006 di Jerman.

Salah seorang putri Sorimangaraja Sitanggang yang kini  berada di Jepang,  terlihat mengupdate status Whatsapp berisi Video cover lagu Ayah milik Ebiet G Ade pada Kamis (23/8) dini hari sekitar pukul 01.19 WIB.

Elysa Sitanggang merindukan ayahnya yang saat itu sudah berada di Rumah Sakit di Medan.

Bahkan, salah satu leluhurnya mengajari ‘mossak’, yaitu seni beladiri orang batak pada zaman dahulu.

Dari semua pengalaman tersebut, Prof. Sorimangaraja Sitanggang dilantik sebagai Ketua Paranormal Sedunia dan dinobatkan pada tahun 2006 di Jerman.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah