Bulung ni Taen tu bulung ni Tulan Ba molo tarbahen, sai topot hamu hami sahali sabulan, Molo so boi bulung ni tulan, pinomat bulung ni salaon, Ba molo so boi sahali sabulan, pinomat sahali sataon
 
Publikasi 2012-10-09 10:37:32
Medan, Jika kamu jalan-jalan menjelang bulan suci Ramadhan di kabupaten Batu Bara, kecamatan Talawi. Maka kamu akan menemukan suasana berbeda. Ya, pesta tapai. Pesta tapai ini berada di kawasan Desa Mesjid Lama dan Desa Dahari Selebar Kecamatan Talawi. Banyak warung-warung yang menjual bermacam-macam tapai yakni tapai lemang, tapai ubi dan kue teradisi Melayu Batu Bara. Kue tradisional Batu Bara seperti karas-karas dan langgenang untuk dijual pada para pengunjung. Bahan untuk membuat aneka tapai yang berbeda-beda. Tapai lemang terbuat dari pulut ketan serta jajanan kue tradisional lainnya. Sedangkan tapai ubi terbuat dari ubi kayu. Pesta tapai ini sudah menjadi tradisi turun temurun dan diadakan setiap tahun menjelang bulan suci ramadhan. Tradisi ini sudah lama ada yaitu sejak zaman datok Sumowangsa semasa Kerajaan pesisr tahun 1890-a. Kemudian berlanjut pada pemerintahan Datok Lelawangsa sampai saat ini. Anda juga bisa membuat pesta tapai di rumah anda dengan bahan-bahan membuat tapai yang sangat mudah didapat di sekitar kita. Seperti pulut ketan, ubi kayu serta ragi untuk membuat tapai yang banyak dijual pasar-pasar tradisional. Namun bagi kamu yang ingin merasakan pesta tapai dengan suku Melayu pesisir Batu Bara. Tidak ada salahnya kamu datang dan ikut serta dalam pesta tapai. Acara ini setahun sekali dan hanya ada pada saat menjelang bulan Suci Ramadhan saja. Ayo berkunjung ke Batu Bara. bagi kamu yang suka dengan makanan-makanan tradisional patut mencoba datang ke pesisir kabupaten Batu Bara mejelang bulan suci ramadhan. Di daerah ini banyak menjajakan makanan khas melayu yang bisa anda nikmati. Ditulis oleh Kartika Dewi Sumber

Ingin pendapat Anda mengenai artikel dibaca semua orang? Ketik Komentar disini