Bulung ni Taen tu bulung ni Tulan Ba molo tarbahen, sai topot hamu hami sahali sabulan, Molo so boi bulung ni tulan, pinomat bulung ni salaon, Ba molo so boi sahali sabulan, pinomat sahali sataon
natua-tua
 
Publikasi 2012-11-23 18:29:05
left

Laguboti, Sumut  – Pengembangan objek wisata pasir putih di desa Lumban Binanga Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, membutuhkan sentuhan lebih maksimal dari para pelaku industri pariwisata di daerah tersebut.

“Peran para pelaku pariwisata sangat penting dalam mengembangkan potensi panorama indah Danau Toba yang ditaburi pasir putih sepanjang pinggir pantai berjarak sekitar empat kilometer dari Kota Laguboti tersebut,” kata Camat Laguboti, Taruli Siagian di Laguboti, Selasa.

Menurut dia, peluang investor untuk pengembangan sektor pariwisata di daerah itu masih terbuka luas dan melalui pembenahan yang komprehensif pada hamparan pasir putih tepi pantai itu akan menambah minat pengunjung, yang tentunya akan meningkatkan pendapatan asli daerah secara lebih maksimal.

Dikatakannya, pembangunan infra struktur jalan menjadi prioritas utama dalam mendukung pengembangan pariwisata di wilayah itu, agar nilai jualnya dapat disejajarkan dengan lokasi pariwisata lainnya, sehingga penambahan PAD bisa terdongkrak dari retribusi dan pajak hiburan Taruli menyebutkan, pembangunan pariwisata tidak akan berhasil tanpa dukungan semua pihak, dan jika penataannya ditingkatkan, tentu akan menarik minat pengunjung, karena keindahan panorama objek wisata dimaksud tidak kalah jika dibandingkan dengan objek wisata di wilayah lainnya.

“Membangun kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan agar objek wisata dimaksud cepat berkembang dan para pelaku wisata dituntut meningkatkan berbagai hal secara simultan serta bersinergi dengan instansi terkait,” katanya.

Kabag Humas Pemkab Toba Samosir, Elisber Tambunan menilai, potensi pariwisata dengan keindahan panorama alam bernilai jual tinggi di kawasan Lumban Binanga Laguboti tersebut belum tersentuh secara menyeluruh.

Menurut dia, perlu penataan lebih maksimal, agar menambah minat pengunjung dan instansi terkait diharapkan mampu melakukan berbagai pembenahan dalam memajukan industri pariwisata untuk mendorong laju perekonomian masyarakat.

Dinas Pariwisata setempat, lanjutnya, perlu mengintensifkan promosi, guna meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara ke wilayah tersebut.

Data dari Dinas Pariwisata Tobasa tercatat, jumlah wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut pada 2011 sebanyak 129.519 orang, terdiri dari 14.833 wisatawan manca Negara dan 114.686 wisatawan domestik.

“Dengan berkembangnya sektor pariwisata, maka pendapatan asli daerah juga akan meningkat,” kata Elisber.***2*** (T.pso-219)

SUMBER

Ingin pendapat Anda mengenai artikel dibaca semua orang? Ketik Komentar disini