Home Community Bule Juga Suka Kopi Luwak Lintong Oleh-oleh Dari Tanah Batak

Posted 11-01-2015 14:46  » Team Tobatabo

Lebih kurang empat tahun yang lalu terakhir kali saya mengunjungi tanah air tercinta Indonesia, tepatnya Pulau Dewata Bali disitu juga terakhir kali saya berjumpa dengan Inong (Mama) tersayang. Walau selama empat tahun itu komunikasi berjalan terus baik berupa telepon ataupun dengan tekhnologi terakhir via Skype net, tetapi kerinduan itu tetap tidak terpuaskan kalau belum bertemu dengan mama saya secara langsung.

Kemudian bulan berganti bulan, tahun berganti tahun akhir nya saya dan adik saya memutuskan kembali untuk mengundang Inong saya datang berkunjung ke Inggris. Akhir nya awal bulan Juli kemarin kami pun mengirimkan surat sponsorsip (undangan resmi) buat mama saya agar dapat visa (surat ijin tinggal) ke Inggris.

Perlu pembaca ketahui, walau orangtua kita dan saudara kandung sendiri tidak gampang datang berkunjung ke eropa terutama Inggris. Karena setiap peraturan setiap negara berbeda-beda bukankah begitu? Walau sebelumnya mama saya pernah berkunjung tiga kali kemari tetapi kunjungan nya kali ini agak di persulit, sebelum nya visa (surat ijin tinggal) boleh di proses melalui British Konsulat di Medan.

Karena peraturan yang berganti mama saya harus langsung ke Jakarta interview (wawancara) dengan agen yang memproses visa tersebut. Mama saya sebelum nya bilang “akh molo tu Jakarta dang olo ahu lao, na daoan” maklum lah mama saya parhuta-huta (orang kampung), lagian sudah agak lanjut usia dan agak stress (pusing) juga dengan urusan ini. Akhirnya setelah saya bujuk, mama saya pun berangkat ke Jakarta untuk interview visa langsung ke British Embassy (kedutaan Inggris) di Jakarta.

Dengan berharap cemas kami menunggu selama tiga minggu apakah Visa beliau diterima apa di tolak? Puji Tuhan, akhir nya kami mendapat kabar berita langsung melalui Duta besar Inggris di Jakarta, formulir visa mama saya diterima, dengan kunjungan periode untuk enam bulan. Dengan waktu yang begitu minim kami pun langsung menghubungi Malaysian Airlines apakah masih ada tiket tersisa untuk penerbangan tanggal 22 Augustus.

Sekali lagi Puji Tuhan, ternyata masih ada satu sisa tiket untuk penerbangan pada tanggal tersebut. Akhir nya dengan perjalanan yang cukup panjang kurang lebih 15 jam, Medan (Polonia) – Kuala Lumpur – Heathrow (London) mama saya dengan putra sulung saya yang lebih kurang lima bulan berkelana di tanah air tiba dengan selamat di pelabuhan udara Heatrow (London) tepat tanggal 23 Augustus kemarin.

Wow! isi nya sangat menyenangkan, ada Ikan Mas na niura (hmm..langsung manetek air liur hu bah …hahaha), bulung gadong (daun ubi), Andaliman (rempah khusus yang hanya terdapat didaerah Tapanuli), ikan teri dan lain-lain. Tapi yang lebih berkesan adalah souvenir dari Parhobas GoBatak.com “Kopi Luwak Lintong!” saya belum pernah mencoba sebelumnya, dan pagi ini saya seduh kopi tersebut hmmm.., sangat nikmat sekali beda dengan kopi yang sering saya minum di sini seperti cappucino atau kopi mocha.

Kebetulan decorator (tukang cat/ penghias) rumah saya, John Wright lagi bertugas dan dia saya suguhi kopi Luwak tersebut dia sangat terkejut, dia bilang “what’s is this men?”

Setelah dia coba ternyata dia bilang “Wow, this is the best coffee I ever tried“. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih banyak buat parhobas GoBatak yang telah mengkirimkan kopi tersebut .

Horas ma dihita sude Bangso Batak manang na didia pe hita maringanan.

 

Sumber

MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI