Penjual Rotan Ini Habiskan 300 Batang Selama Ramadan

Posted 30-05-2017 20:44  » Team Tobatabo
Foto Caption: Asmiari Pedagang Rotan Di Kota Binjai

Asmiari membakar rotan muda menggunakan batok kelapa. Sesekali dia membolak-balikkan posisi rotan agar tidak gosong.

Setelah batang rotan berubah warna menjadi hitam, dia mengangkatnya dan membuang kulit yang gosong. Lapisan rotan yang putih diambil dan dimasukan ke dalam plastik.

Rotan muda itu adalah pakat rotan. Pakat rotan adalah makanan tradisional masyarakat Madailing. Pakat rotan dimakan sebagai lalapan.

Wanita sudah berjualan pakat rotan selama delapan tahun ini mengaku memiliki banyak pelanggan pakat di kota Binjai. Katanya dia mampu menjual 300 batang pakat rotan perhari.

"Tiga batang dihargai Rp 10.000," katanya di Jalan Amir Hamzah, Binjai, Selasa (30/5/2017). Dia mengaku satu-satunya penjual pakat rotan di kota Binjai.

Asmiari mengatakan berjualan hanya di bulan puasa. Dia mulai berjualan sejak pukuk 09.00 WIB hingga dagangannya habis. Biasanya pakat rotannya habis sekitar pukul 17.00 WIB.

MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI