Perempuan yang Nyaru Sebagai PNS di Kantor Gubernur Ini Mengaku Jadi Korban Penipuan

Posted 06-07-2017 14:13  » Team Tobatabo
Foto Caption: Elya Rosa Saragih dan Tappe Saragih saat diperiksa oleh sejumlah polisi di lantai satu Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Rabu (5/7/2017)

Setelah diamankan pegawai kantor Gubernur Sumut karena mengaku PNS atau aparat sipil negara (ASN), Elya Rosa Saragih warga Desa Bandar Gugung, Dusun I, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang dibawa ke Polsek Medan Baru.

Ketika diperiksa penyidik, Tappe Saragih, orangtua laki-laki Rosa malah mengaku anaknya justru menjadi korban penipuan seorang lelaki bernama Johanes Munthe.

"Saya pun sedih kali pak. Anak saya ini juga korban penipuan," kilah Tappe yang saat diperiksa mengenakan kemeja batik berwarna merah, Rabu (5/7/2017) sore.

Tappe mengatakan, pria bernama Johanes mengklaim Rosa sudah menjadi PNS di kantor Gubernur Sumut. Karena menganggap sudah menjadi bagian PNS di kantor Gubernur, Rosa pun nekat berkeliaran di kantor yang beralamat di Jalan Diponegoro, Medan.

"Yang saya tahu, anak saya ini udah PNS lah dia. Enggak ada dia nipu," kelit Tappe.

Namun, Tribun sempat memancing Tappe mengenai masalah gaji anaknya. Semula, pria beranak empat ini mengatakan gaji Rosa rutin dibayarkan tiap bulan.

"Gajinya ada kok dibayarkan. Tiap bulan gajinya itu Rp2 juta," kata Tappe.

Karena sudah terpancing dengan pertanyaan itu, Tribun lantas meminta bukti slip gaji milik Rosa. Tribun juga meminta nomor rekening buku tabungan Rosa bila memang gajinya dibayarkan via transfer dari Bank.

Mendengar pertanyaan itu, Tappe tampak gugup. Pria berusia 64 tahun ini lantas terdiam sejenak dengan dahi berkerut.

"Kalau bukti slip gaji atau buku tabungan, itu saya enggak tahu lah. Tapi dia sering kasih uang ke kami kok," kata Tappe di lantai dua Polsek Medan Baru.

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI