Cari

Melihat Banda Aceh Dari Dekat

Posted 31-10-2012 16:33  » Team Tobatabo

 

Aceh...siapa sih yang ga kenal dengan kota ini? Apalagi sejak kejadian Tsunami beberapa tahun yang lalu, semua mata dunia tertuju ke aceh. Kalau menurut gue sih Aceh merupakan kota 1000 mesjid, karena mulai memasuki perbatasan Sumut-NAD kita bisa nemuin mesjid disepanjang jalan dan dengan jarak yang tidak begitu jauh.
Dua hal yang sempet terlintas diotak gue: Pertama, kalau aja terjadi gempa lagi dan tsunami di aceh ini gimana ya? gue ga mau mati disini dan mayat gue ga ditemukan. Kedua, kalau ada GAM lagi gimana ya? gue belum mau mati ditembak GAM!!
Ketakutan berubah jadi kalimat ucap syukur karena akhirnya gue sampai juga di serambi mekah ini
How To Go There?
Ga usah takut mikiri gimana caranya biar sampai ke banda aceh, tinggal pilih aja mau lewat darat dengan menggunakan kendaraan pribadi dan bisa juga via bus kurnia atau via udara dengan berbagai maskapai yang ada.
Rute yang kita lewati menggunakan jalur darat adalah >> Medan-Binjai By Pass-Pangkalan Brandan-Aceh Tamiang-Kuala Simpang-Langsa- Lhokseumawe- Bireun-Sigli-Banda Aceh. Dan perlu hati-hati kalau melewati daerah pangkalan brandan, biasanya disini sering ada razia. Selain didaerah pangkalan brandan biasanya juga ada razia di daerah perbatasan Sumut-NAD. Razia yang dilakukan sangatlah ketat, dan polisi sialan selalu aja cari kesalahan kita walau kita udah lengkap semua mulai dari SIM, STNK, Safety Belt dll, dan biasanya ujung-ujungnya duit juga baru kita bebas dari yang namanya Tilang!!
Selain banyak mesjid yang bagus-bagus kita lewati sepanjang perjalanan ternyata diaceh juga banyak Lembu (sapi), mungkin ini juga yang ngebuat plat kendaraan aceh BL alias Banyak Lembu. Tapi kita harus-hati kalau ada lembu yang lagi nyebrang di tengah jalan, selain bisa nabrak kita juga bisa didenda sama pemiliknya, 10 juta untuk ukuran lembu sedang!!! 10 JUTA Men!!!
Favourite Place
Berhubung kemaren waktu keaceh waktu gue dkk sangat singkat banget jadi kita ga sempet eksplore aceh lama-lama, dan kita Cuma ngunjungi beberapa objek wisata yang wajib dikunjungi, seperti:
  • Mesjid Raya Baiturrahman
Mesjid yang wajib dikunjungi wisatawan ini ternyata selain sebagai objek wisata banda aceh di dalam mesjid ini biasanya ada juga yang melakukan ada nikah, satu hari bisa sampai 3 pasang pengantin yang melakukan akad nikah di mesjid ini.
Mesjid Raya Baiturrahman
  • Museum Tsunami
Museum Tsunami didirikan untuk mengenang kejadian dahsyat yang menimpa bumi serambi mekah karena terjangan tsunami. Didalam museum ini kita bisa melihat kejadian sebelum, sesaat dan sesudah tsunami melalui ruang audi visual ataupun melalui gallery tsunami, ada juga nama-nama korban tsunami yang ada di bagian cerobong tsunami. Tapi anehnya gue ngerasain hawa yang ga enak serta aroma yang lain ketika memasuki cerobong tsunami ini, bawaannya merinding terus apalagi ditambah dengan backsound ruangan wanita sendang mengaji jadi tambah merinding.
*gratis
Museum Tsunami Aceh
Museum Tsunami Aceh
  • PLTD Kapal Apung
Menurut cerita PLTD Kapal Apung ini tadinya berangkat dari Batam kemudian ke Kalimantan terus ke Aceh, nah begitu mau Kembali ke Batam terjadilah Tsunami yang mengakibatkan kapal apung ini terdampar jauh sampai kedarat dengan berat ratusan Ton.
Ketika memasuki bagian dalam kapal masih tercium aroma minyak kapal yang membuat udara semakin pengap.
*gratis
PLTD Kapal Apung
PLTD Kapal Apung

PLTD Kapal Apung
PLTD Kapal Apung

PLTD Kapal Apung
PLTD Kapal Apung
  • Kapal Diatas Rumah


Lokasinya ada didaerah lampulo, objek wisata yang satu ini bener-bener di kelolah dengan baik untuk tujuan wisata.
Kapal Diatas Rumah

Kapal Diatas Rumah
Kapal Diatas Rumah
  • Pantai Lhokngah
Pantai yang ombaknya lumayan kuat ini menjadi objek wisata gratisan. Biasanya disore hari masyarakat atau anak-anak muda yang lagi kasmaran nongkrongnya di pantai ini.
*gratis
Pantai Lhokngah
Pantai Lhokngah
Transportion
Bisa dibilang transportasi di Aceh itu langka!! Selama beberapa hari gue di aceh gue Cuma ketemu sama angkutan umum yang namanya Labi-Labi.
Labi-Labi
Labi-Labi
 *gambar Labi-Labi nyolong dari google
Culture
Masyarakat aceh sangat mempertahankan kebudayaannya, apalagi di aceh ini mayoritas masyarakatnya adalah muslim, ga heran kalau kita melihat gadis-gadis atau wanita memakai kerudungnya. Yang gue pelajari di Banda aceh adalah:
  • Khusus cewek wajib berjilbab!! Dan cowok wajib pakai celana panjang, terserah mau model apa yang penting menutup aurat.
  • Dibeberapa tempat wisata seperti mesjid raya baiturrahman khusus cewek harus menggunakan rok.
  • Pacaran!! Hati-hati kalau urusan pacaran.... kalau salah jalan dan ga ikuti aturan yang berlaku bisa-bisa ditangkap WH  (gue lupa kepanjangannya) trus dinikahkan deh.
  • Biasanya toko-toko tutup jam 10 malam, makanya agak susah cari makan kalau udah diatas jam 10 malam.
  • Jangan sekali-sekali buat kesalahan diaceh!! Karena kalau kita berbuat kesalahan dan mereka tau kalau kita bukan penduduk aceh, siap-siap aja dah mereka akan buat susah kita. Terbukti kemaren waktu mau pulang dari banda ke medan dan ga sengaja mobil nyenggol motor cewek (padahal motor dan tuh cewek ga kenapa-kenapa) trus kita disuruh minggir dan tuh cewek nelpon emaknya dia bilang kalau dia KECELAKAAN!! Kalimat kecelakaannya itu ga enak loh. Padahal ga kenapa-kenapa juga.
  • Terakhir.. kalau diajak ngobrol sama orang aceh dan mereka udah langsung ngebacot pake bahasa aceh langsung aja bilang “maaf saya bukan orang aceh dan ga ngerti bahasa aceh”, biar dia tau tapi kalau dia tetep ngomong bahasa aceh dan lo ngerasa ga nyaman pakai jurus kedua TINGGALKAN!! Tapi bilang sebelumnya “maaf saya masih ada urusan yang lain mau ketemu temen”.


Berburu Oleh-Oleh Khas Banda Aceh
Kalau urusan yang satu ini kayaknya udah wajib dibawa pulang setiap wisatawan. Satu tempat yang enang rekomended banget buat belanja oleh-oleh di banda aceh ada di sepanjang Jl. T. Iskandar Ulee Kareeng sampai ke daerah simpang 7 (beneran ada 7 persimpangan loh). Dan yang jadi favorit gue adalah toko Pinoy. Ada kaos-kaos mulai dari Rp. 45.000, gantungan kunci mulai dari harga Rp. 7000, dan masih banyak lagi aksesoris atau cendra mata khas banda aceh lainnya disini.
Mr. Piyoh
Mr. Piyoh

Souvenir Aceh

Souvenir Aceh

 

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah