Menilik Makna Ulos Lewat Perkawinan Adat Batak Bobby-Kahiyang Ayu

Posted 28-11-2017 10:56  » Team Tobatabo
Foto Caption: Manortor, usai resmi menyandang nama Kahiyang Ayu Siregar(KOMPAS.com / Mei Leandha)

Ulos sebagai salah satu identitas suku Batak menjadi amat sakral ketika ada dalam sebuah acara adat. Begitu juga ketika Kahiyang Ayu disematkan ulos dalam rangkaian acara adat pernikahannya dengan Bobby Nasution.

Banyak makna tersimpan di balik mewahnya selembar kain ulos khas Batak. Ragam sub-etnis Batak dengan berbagai marganya punya desain dan warna khas masing-masing.

Sejarawan, JJ Rizal mengatakan dalam mitologi orang Batak, khususnya Batak Toba, ulos berperan sebagai jembatan leluhur tiap marga. Dari uloslah mereka akan tahu silsilah dan turunan-turunan keluarganya, hingga leluhur.

"Ulos itu sebenarnya, 'buku sejarah' dari orang Batak, ulos bisa menjelaskan dia itu siapa dan turun dari silsilah yang mana," kata JJ RIzal saat ditemui KompasTravel dalam acara Mahakarya Indonesia, Senin (21/11/2017).

Para deklarator Kota Medan Kota Inklusi diulosi dan diajak manortor pada Pesta Rakyat Pemuda di Medan, Sumatera Utara, Senin (30/5/2016).(KOMPAS.COM/MEI LEANDHA)

Menurutnya penurunan ulos akan terus menerus sepanjang adanya pernikahan dan perkawinan. Proses tersebut dinamakan 'Mangulosi' yang jadi salah satu rangkaian prosesi pernikahan adat Batak. Saat proses tersebut akan terlihat ragam corak khas yang berbeda dari berbagai marga yang datang.

Ulos juga bisa bermakna seperti lorong waktu dalam pernikahan. Karena, ketika ulos itu disematkan ada cerita tentang leluhur dengan segala macam petuah mereka, nilai-nilai mereka, dan semua itu diturunkan pada penerimanya. Dalam hal ini yang menerimanya ialah Kahiyang Ayu.

JJ Rizal sedang menjelaskan ulos khas Batak dalam acara pameran Mahakarya Indonesia, Senin (21/11/2017).(KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA)

"Jadi simbol penerimaan sekaligus penurunan nilai-nilai. Jangan heran pas pernikahan adat Batak ada puluhan ulos yang disematkan dari berbagai marga yang ada. Setiap suku di rumpun batak pasti desainnya berbeda," ujarnya.

Dalam pernikahan adat Bataknya, Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Nasution akan menjalani 15 rangkaian adat. Prosesi tersebut mulai Manyambut Bayo Pangoli Dohot Boru Nadioli, Manortor, Mangalo-alo Mora, Mangulosi, hingga resepsi yang dilakukan pada 26 November 2017.

Dikutip dari Kompas Travel
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI