Identitas Jasad Wanita Misterius Dalam Kardus Adalah Warga Tanjungmorawa

Posted 06-06-2018 16:43  » Team Tobatabo
Foto Caption: Jasad korban terbungkus dalam kardus popok bayi yang dibiarkan dengan setatus kunci kontak hidup di Jalan Karya Rakyat, gang Melati 1, Rabu (6/6/2018).

Penemuan mayat menggemparkan warga Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, Rabu (6/6/2018) pukul 02.00 WIB.

Penemuan mayat tersebut awalnya diketahui oleh Darwis (25) dan temannya yang saat itu hendak pulang dari membeli makanan.

Mayat tersebut di dalam boks dan di ikat di atas tempat duduk sepeda motor Honda Scoopy berwarna silver lis emas.

Usai dari penemuan mayat tersebut, polisi lakukan olah tempat kejadian perkara.

Terlihat di lokasi, polisi memasang Police line di kedua sisi gang Melati 1.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya Kapolsek Medan Barat, Kompol Rudi Silaen mengatakan, untuk inisial sudah diketahui.

"Jadi kami sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan dari saksi-saksi, melakukan penyelidikan dari kamera cctv warga. Untuk korban berinisial R (21) orangtuanya tinggal di Tanjungmorawa," ujarnya.

Mayat dibunuh bukan dimutilasi, Sambung Kompol Rudi, untuk pelaku masih dalam lidik.

"Kami sudah menjumpai keluarga korban, guna mendapat keterangan. Sehingga nantinya akan terus dikembangkan," sambungnya.

Untuk korban mengalami luka sayatan yang diduga menggunakan benda tajam.

"Untuk hasil kematian nanti ya jika hasil forensik keluar," tutup Kapolsek Medan Barat.

Sebelumnya sesosok mayat wanita ditemukan di samping Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Ampera, Jalan Karya Rakyat, Gang Melati 1, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Rabu (6/6/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Mayat wanita yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahun itu, ditemukan dalam kondisi terbungkus kardus di atas sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi BK 5875 ABM.

Informasi yang dihimpun, orang pertama yang menemukan mayat wanita muda tersebut adalah seorang penjual martabak.

Saat itu dia bersama temannya melintas di sekitar TKP. Mereka melihat sepeda motor Honda Scoopy BK 5875 ABM dalam kondisi mesin mati dan lampu tetap menyala tanpa pengendara.

Tampak juga stiker polisi militer menempel di plat nomor kendaraan di skuter itu.

Kedua saksi mendekat untuk melihat sepeda motor tersebut sambil mencari keberadaan pengendaranya. Namun mereka tidak menemukannya.

Mereka lantas mencurigai adanya barang bawaan berupa kardus warna kuning. Karena tidak berani membukanya, kedua saksi lalu menghubungi Kepala Lingkungan (Kepling) IV Sei Agul.

Sepeda motor dan jasad korban yang dibiarkan dengan setatus kunci kontak hidup di Jalan Karya Rakyat, gang Melati 1, Rabu (6/6/2018).  

Mendapat laporan tersebut, Kepling IV Sei Agul menyuruh warganya untuk segera menghubungi pihak kepolisian Polsek Medan Barat.

Tak lama berselang, anggota piket Reskrim Polsek Medan Barat turun ke TKP. Lalu sesampai di TKP, polisi membuka sebagian bungkusan tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan setelah sebagian kardus terbuka, polisi melihat adanya bentuk tangan dan kaki dari manusia yang seperti terlipat.

Saat bungkusan tas dibuka, kondisi mayat wanita tanpa identitas, mengenakan tank top berwarna hitam dan celana dalam berwarna merah maroon."Polisi langsung membawa mayat ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi," kata Tatan, Rabu (6/6/2018).

"Dugaan kita sementara mayat ini korban pembunuhan. Karena di leher korban ada luka tusukan benda tajam serta di tangan kiri mengalami luka cobel seperti akibat benda tajam," sambungnya.

Lebih lanjut, Tatan menuturkan bahwa Tim gabungan dari Polrestabes Medan, polsek setempat dan Polda Sumut saat ini masih mencari identitas korban dan menyelidiki kasus pembunuhan tersebut.

"Kita berharap tersangka pembunuhan ini segera ditangkap," jelas Tatan.

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI