Ruhut Sitompul tak Mau Jokowi vs Kotak Kosong di Pilpres 2019, Gembira Demokrat-Gerindra Bersatu

Posted 02-08-2018 10:49  » Team Tobatabo
Foto Caption: SBY dan Ruhut Sitompul

Gerak politik hingga koalisi dari partai pengusung calon presiden jelang beberapa hari lagi pendaftaran di KPU semakin menarik.

Termasuk kabar bersatunya Partai Demokrat dan Partai Gerindra.

Mantan anggota DPR Ruhut Sitompul menanggapi keputusan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyo atau SBY dukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo sebagai Capres 2019.

Bahkan menanggapi SBY dukung Prabowo, Ruhut Sitompul mengaku gembira.

Ruhut Sitompul memberi tanggapan soal SBY dukung Prabowo lewat akun Twitternya @ruhutsitompul.

Tanggapan Ruhut dicuitkan pada Rabu (1/8/2018).

Menurut Ruhut dalam cuitannya, selama ini PKS dan PAN belum tegas dalam memberi dukungan.

"Jujur saja Aku yg sangat Gembira Pak SBY & PD dukungannya ke Pak Prabowo,

jadi 08 bisa jadi Capres 2019

“Karena selama ini partai2 pendukungnya PKS & PAN masih belum tegas mendukung masih Janji2 karena Aku tdk mau Pak JOKOWI VS Kotak Kosong” Head to head akan terjadi 2X MERDEKA." kata cuitan di akun @ruhutsitompul.

Dalam pertemuan di rumah Prabowo, jalan Kertanegara, Kebayoran, Jakarta pada Senin (30/78/2018) SBY menyepakati Prabowo sebagai Calon Presien 2019-2024.

"Kami datang dengan satu pengertian, Pak Prabowo adalah calon presiden kita," kata SBY dalam jumpa pers seperti dikutip dari Kompas.com.

Prabowo pun juga turut menjawab siapa yang akan diajukan menjadi capres.

Prabowo mengatakan jika SBY menyerahkan sepenuhnya pada dirinya.

"Beliau (SBY) menyerahkan sepenuhnya pada saya jika saya jadi capres dari koalisi ini," ujar Prabowo.

Diberitakan Kompas.com, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memastikan partainya berkoalisi dengan Demokrat di Pilpres 2019 mendatang.

"Kami sepakat untuk melaksanakan, untuk melakukan, kerja sama politik, tentunya akan terwujud dalam koalisi," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, kerja sama Partai Gerindra dan Demokrat dilandasi kesamaan pandangan kedua parpol yang melihat negara di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo saat ini dalam kondisi sulit.

"Kami juga ingin mengajak partai lain dalam koalisi yang kuat untuk memberikan solusi dan harapan kepada rakyat," kata Prabowo.

Meski sudah terjalin koalisi, kubu Prabowo belum menentukan siapa cawapresnya.

Pihak Demokrat pun mengaku jika dirinya tidak memaksakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan menyerahkan sepenuhnya pilihan pada Prabowo.

"Terkait cawapres saya tegaskan SBY tidak menuntut atas nama partai Demokrat atas satu nama tertentu," ucap Prabowo.

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI