Kurang Publikasi, Wabup Tobasa Kecewa Pengunjung Festival Lomba Solu Minim

Posted 24-09-2018 13:03  » Team Tobatabo
Foto Caption: Lokasi loba Solu pantai Lumban Bubul sepi pengunjung

Balige - Wakil Bupati Toba Samosir (Tobasa), Hulman Sitorus mengungkapkan rasa kecewanya melihat jumlah pengunjung Festival Tradisional Lomba Solu di Pantai Pasir Putih (Tambunan Sunset Beach), Kecamatan Balige sangat minim, padahal gaungnya sangat besar.

"Panitia harusnya lebih banyak membuat publikasi, baik melalui media maupun pemberitahuan agar lebih diketahui masyarakat umum, baik daerah sendiri maupun luar daerah," ujar Hulman Sitorus, saat membuka festival, Sabtu (22/9/2018), di Desa Tambunan Lumban Gaol, Balige.

Hulman mengatakan, dari sisi nama, festival ini bukanlah hal yang sepele. "Sekali lagi saya harapkan, apabila ada kepanitiaan even penyelenggaraan acara supaya dibuat informasi yang terbuka apakah di media cetak maupun elektronik. Juga penyampaian informasi ke daerah-daerah lain," sebut Hulman.

Audhi Murphy Sitorus dalam laporan panitia menyebutkan bahwa kegiatan ini baru kali ini dilaksanakan di Danau Toba. Ke depan akan diupayakan lebih meriah dengan melibatkan seluruh elemen sehingga lebih diketahui masyarakat luas.

"Kegiatan memang dari provinsi, daerah sebagai panitia lokal mendampingi Disbudpar provinsi. Karena baru ini pertama kami sampaikan terima kasih kepada dinas provinsi telah berupaya membuat anggaran meramaikan kepariwisataan di Tobasa," ucapnya.

Dinas Pariwisata Sumut diwakili PPTK kegiatan Festival Lomba Solu Tradisional TA 2018, Terbit Tarigan dalam sambutannya mengakui bahwa persiapan memang minim hanya beberapa bulan.

"Kami akan mengagendakan Festival lomba solu tradisional ini menjadi agenda tahunan untuk mendukung rencana Pemerintah Sumatera Utara 1 juta kunjungan wisata manca negara," paparnya.

Dikutip dari MedanBisnisDaily
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI