Cari

Ini Dia 5 Daerah di Sumatera Utara Jadi Basis Perjudian Togel

Posted 17-10-2018 12:51  » Team Tobatabo
Foto Caption: DirKrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian saat memaparkan kasus judi di pelataran parkir DitKrimum Polda Sumut, Senin (15/10/2018). (Tribun Medan / Sofyan Akbar)

MEDAN - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sumut membongkar sindikat perjudian di Sumatera Utara.

Berdasarkan pemaparan Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Andy Ryan, ada lima daerah yang menjadi basis perjudian toto gelap (togel).

Kelima daerah itu yakni Pematangsiantar, Batubara, Deliserdang, Samosir dan Simalungun.

"Dalam kasus perjudian togel ini, ada 12 tersangka yang kami amankan.

Dugaan sementara, mereka ini merupakan bandar besar," kata Andy Ryan, Senin (15/10).

Ia mengatakan, omzet ke 12 tersangka ini cukup besar.

Perbulannya, sambung Andy, para bandar bisa meraup keuntungan hingga Rp 200 juta.

"Selain judi togel, tim kami juga mengungkap perjudian bola online, judi tembak ikan dan judi dadu guncang," kata Andy Ryan.

Ia mengatakan, pengungkapan kasus ini tak terlepas dari kerja keras Kasubdit Jatanras, AKBP Maringan Simanjuntak dan Kanit VC Kompol Daniel Marunduri.

Menyangkut judi bola online, kata Andy, polisi mengamankan empat orang tersangka di Kota Medan.

"Omzet judi bola online ini perbulannya mencapai Rp 112 juta hingga Rp 145 juta.

Tersangkanya sendiri ada empat orang," kata Andy.

Ia mengatakan, untuk judi tembak ikan, penyidik lapangan menangkap 12 tersangka di Tebingtinggi dan Serdangbedagai. Omzet yang diraup mencapai Rp 100 juta per bulan.

"Terkait dengan judi dadu guncang, ada dua tersangka yang diamankan anggota di kawasan Sunggal.

Saat ini, tersangka dan barang bukti berada di Polda Sumut," ungkap Andy.

Ia mengatakan, pengungkapan judi ini merupakan instruksi langsung Kapolda Sumut. Ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Kapolda Sumut.(akb)

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah