Medan Jadi Kota Terkotor, Kota Mana yang Paling Bersih di Sumut?

Posted 17-01-2019 12:15  » Team Tobatabo

TEBINGTINGGI - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengumumkan 10 kota terkotor dalam penilaian Adipura 2018.

Kota-kota ini memiliki capaian nilai terendah di antara ratusan kabupaten/kota di antaranya terkait pengelolaan tempat pemrosesan akhir atau TPA dan kebersihan fisik.

Kota terkotor itu kota metropolitan yaitu Kota Medan; kota besar itu Bandar Lampung dan Manado; kota sedang Sorong, Kupang, dan Palu; kota kecil kebetulan berada di wilayah timur semua, yaitu  Waykabubak (Sumba Barat), Waisai (Raja Ampat, Papua Barat), Ruteng (Manggarai, NTT), Buol (Sulawesi Tengah), dan Bajawa (Ngada, NTT),” katanya Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rosa Vivien Ratnawati.

Pengumuman kota terkotor ini atas instruksi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (14/1), saat memberikan sambutan dalam pemberian penghargaan Adipura di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

Jika Kota Medan jadi kota yang kotor, lantas kota mana yang paling bersih di Sumatera Utara?

1. Kota Tebingtinggi jadi yang terbersih empat tahun beruntun

Foto Dok Pemko Tebingtinggi

Berbanding terbalik dengan Kota Medan yang membawa rasa malu dari Jakarta karena dinobatkan sebagai Kota Metropolitan Terkotor di Indonesia. Kota Tebingtinggi malah membawa penghargaan adipura alias kota terbersih untuk kategori kota sedang.

Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan menerima Piala Adipura untuk yang ke 4 kalinya dari Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Senin (14/1)

Umar menyampaikan, semua pihak di daerah itu pantas bersyukur atas penerimaan Piala Adipura untuk ke-4 kalinya ini. 

Untuk itu Wali Kota berharap kepada segenap komponen dan masyarakat Tebing Tinggi saya mengajak mari kita jadikan bersama-sama bahwa bersih itu adalah budaya masyarakat Tebing Tinggi, ujarnya.

ia berharap tahun 2019 ini Tebing Tinggi untuk bersih dari sampah plastik, dan tidak boleh ada lagi.

"Kita berharap warga tidak lagi memanfaatkan tas plastik, tetapi kita kembali ke jaman dulu memanfaatkan tas terbuat dari tikar atau kain jika ingin berbelanja, terutama ibu-ibu," katanya.

2. Lubukpakam terima penghargaan kota kecil paling bersih

Foto Dok Pemkab Deliserdang

Selain Kota Tebingtinggi, Lubukpakam juga mewakili Sumatera Utara meraih penghargaan Adipura dari Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (14/1).

Kota Lubukpakam menjadi kota paling bersih untuk kategori kota kecil.

Penghargaan Piala Adipura untuk Kota Lubuk Pakam katagori Kota Kecil sebagai Ibukota Deliserdang, Sumatera Utara itu diserahkan Wakil Presiden RI H M Jusuf Kalla didampinggi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kepada Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan pada acara Penganugerahan Adipura dan Green Leadership, Senin (14/1) di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kota Lubukpakam sebagai Ibukota Deliserdang telah 15 kali menerima Penghargaan Adipura, yakni 13 dalam bentuk Piala dan 2 dalam bentuk Sertifikat Adipura.

Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan usai menerima Piala Adipura menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Deli Serdang khususnya warga masyarakat Kota Lubuk Pakam dan sekitarnya atas keberhasilan Kota Lubuk Pakam sebagai Ibukota Deli Serdang meraih Piala Adipura.

“Ini menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat bertekad untuk menjadikan Kabupaten Deli Serdang “Berseri” (Bersih, Rapi, Sejuk, Rindang dan Indah). Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan semangat kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya di sekitar Kota Lubuk Pakam sebagai Ibukota Deli Serdang meraih Piala Adipura ini, ini menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Kabupaten Deli Serdang “Berseri”,”ucapnya.

MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI