Masyonty Hutagaol, Guru Honor Dijambret Pelajar Saat Bonceng Rekannya di Jalan Perdagangan – Siantar

Posted 24-02-2019 11:28  » Team Tobatabo
Foto Caption: Masyonty Hutagaol

SIANTAR - Masyonty Boru Hutagaol(26) wanita yang sehari -hari bekerja sebagai guru honor di SD Mariah Bandar ini menderita sejumlah luka di tubuhnya. Ia terjatuh dari sepeda motornya saat berboncengan dengan temannya Romauli Arta boru Manurung.

Peristiwa tersebut terjadi setelah ia terlibat tarik menarik handphone dengan dua orang pria yang menjambretnya di Jalan umum Perdagangan – Pematangsiantar, tepatnya di depan Kantor Pangulu Nagori Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun pada Kamis (21/2) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Disampaikan Kanit Reskrim Polsek Perdagangan Iptu Zikri Muamar SiK kepada Newscorner.id, pihaknya saat ini telah mengamankan satu dari dua orang pelaku yang masih berstatus pelajar.

“Satu orang pelaku berinisial PY(17) warga Psr II Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, yang menurut pengakuannya masih pelajar saat ini tengah dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, seorang tersangka lainnya seorang mahasiswa inisial MI (18) warga Kampung Tengah, Nagori Mancuk Kecamatan Huta Bayu Raja setelah kejadian tersebut melarikan diri.

Malam itu, sekitar pukul 21.30 WIB, Masyonty Hutagaol berboncengan dengan Romauli Arta boru Manurung dengan mengendatrai sepedamotor.

Saat melintas di Jalin Perdagangan -Siantar tepatnya di depan Kantor Pangulu Nagori Bandar, dari arah belakang datang pelaku yang berboncengan dengan mengendarai sepeda motor memepetnya.

Salah seorang pelaku berusaha merampas HP Oppo milik Romauli Arta Manurung. Ia berusaha mempertahankan HP miliknya. Terjadilah tarik menarik antara korban dan pelaku.

Tak dapat menahan keseimbangan sepedamotor yang dikendarai korban pun terjatuh. Sementara kedua pelaku melarikan diri.

Melihat hal tersebut teman korban yang saat itu juga berkendara dengan sepeda motor berusaha melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Tiba di jembatan Perdagangan Seberang, teman korban berhasil memepet sepeda motor pelaku. Namun pelaku berhasil melarikan diri.

Mendapat informas itu Anggota Polsek Perdagangan pun mendatangi TKP dan bersama warga sekitar melakukan pencarian terhadap para pelaku.

Pencarian berhasil, sekitar pukul 23.30 WIB salah seorang diamankan. Setelah dilakukan interogasi ianya mengaku bernama P Y, dan mengakui telah melakukan perampasan hp terhadap korban bersama temannya MI warga Nagori Mancuk.

Kini kasus tersebut masih dalam proses penanganan Polsek Perdagangan.

Dikutip dari Newcorner
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI