Wanita Tanjungbalai Direkrut Jadi Pengantin Bom Bunuh Diri, Mau Diperistri Abu Hamzah

Posted 14-03-2019 12:21  » Team Tobatabo
Foto Caption: Suasana saat Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dan Tim Gegana lakukan penggeledahan yang diduga bahan peledak seberat 30 Kg di kediaman rumah Simanjuntak, Jalan Kutilang, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan.

TANJUNGBALAI - Terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Sibolga, diduga berafiliansi dengan jaringan yang ikut diamankan di Tanjungbalai, Asahan.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, di tanjung balai petugas mengamankan dua terduga, yakni M dan R. 

"Hasil pengembangan ada beberapa tersangka (jaringan di Tanjungbalai). Inisial M dan R," ujarnya usai melakukan disposal bahan peledak di Rindu Alam, Tapteng, Kamis (14/3).

Hasil pengembangan polisi, menurut Agus, R rencananya akan menjadi istri kedua dari terduga teroris AH alias Abu Hamzah yang ditangkap Densus di Jalan Cenderawasih, Kota Sibolga.

"Informasinya dia (R) ini mau jadi istri kedua dari AH, untuk direkrut jadi pengantin (pelaku bom bunuh diri)," imbuh Kapolda.

Hingga Kamis siang, Densus dan Jibom Polda dan Mabes Polri masih melakukan sterilisasi kawasan Jalan Cenderawasih. 

Warga masih belum dilarang memasuki area radius 300 meter dari lokasi kejadian.

Menurut Agus, sterilisasi dan pencarian bahan peledak masih terus dilakukan, karena dicurigai masih ada teraimpan di beberapa tempat. 

Ditanya soal kepastian berapa terduga teroris yang tewas di Sibolga, Agus mengaku masih menunggu hasil dari tim DVI. 

"Diduga dua orang (Istri AH dan anaknya), tunggu nanti pemeriksaan dari DVI," ujarnya singkat

Densus, kata dia, juga masih melakukan pengembangan mengenai target-target jaringan terduga teroris melakukan aksinya. 

Pada kesempatan tersebut Agus mengaku temuan barang bukti keseluruhan ditemukan di kediaman dua tersangka, AH (Abu Hamzah/Husein) dan AH (Abu Halimah/yang tewas)

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI