Adat Suku Batak Dalam Membuat Dan Memasuki Rumah Baru

Posted 22-12-2014 11:22  » Team Tobatabo

Dalam kehidupan suku Batak sehari-hari memang selalu dipenuhi dengan tata cara yang berbau adat atau kegiatan yang dimulai dari masa lampau yang di turunkan oleh leluhur suku Batak dan sampai kini masih terus dipertahankan.

Hal yang ingin Tobatabo bagikan ini adalah ketika orang Suku Batak ingin berencana membangun, proses membangun rumah sampai setelah rumah selesai di kerjakan atau sudah bisa untuk di masuki atau didiami atau menjadi tempat berkumpulnya 1 keluarga suku Batak tersebut.

Sebelum membangun rumah baru atau ketika ingin berencana bembangun rumah baru, dalam adat suku Batak hal ini harus diberitahukan kepada Tulang (saudara laki-laki dari istri si bapak) ini dilakukan untuk meminta doa restu dari Tulang, seperti yang orang Batak tahu, seorang Tulang memiliki peranan penting dalam 1 keluarga,

Selain itu dalam hal Pemberitahuan kepada Tulang adalah ketika dalam pembangunan rumah baru Tulang harus memberikan kuda-kuda atau atap untuk memulai pembangunan rumah. Jika keadaan ekonomi dari  Tulang tidak mampu, maka Tulang diperbolehkan hanya memberi selembar (tidak semua) atap. Untuk itu pula kehadiran Tulang dalam mendirikan kuda-kuda harus diwajibkan.

Dalam memasuki rumah baru oleh orang Batak memiliki tingkatnya masing-masing.

Berikut penjelasan dari tingkat-tingkat tersebut :

1. Manuruk Bagas

Dalam hal ini keadaan rumah manuruk adalah rumah yang belum sepenuhnya selesai tapi harus ditempati dengan alasan tertentu. Hal yang perlu diberitahu untuk acara ini hanya Kakak, Adik dan Anak (satu keluarga saja). Tulang diberitahu jika ada niatan untuk melakukan penyelesaian rumah darurat tersebut.

 2. Mangapi-api I

Dalam hal ini kondisi rumah belum secara keseluruhan selesai, masih ada penyelesaian di sisi-sisi lain bangunan rumah tersebut. Ketika acara ini berlangsung, yang perlu di undang adalah keluarga kecil saja ditambah Tukang (pande) dan jika memungkinkan mengundang juga orang yang di tua-kan di tempat rumah baru itu berdiri.

3. Memasuki Jabu atau Rumah

Dalam hal ini kondisi rumah sudah sepenuhnya selesai, yang awal mula pembangunan rumah dihadiri Tulang dan memberikan Doa untuk kelancaran pembangunan rumah beserta Tukang (pande),untuk Acara ini perlu di Undang Tulang, Tulang Rorobot, Hula-hula (tulang-nya Ibu,bukan saudara laki-laki kandung Ibu) dalam acara ini harus dihidangkan makanan yang diberikan ke Tulang beserta Hula-hula.

Demikian prosesi pembangunan rumah baru di mulai dari awal sampai akhir yang di ikuti dengan acara adat istiadat suku Batak.

Mohon Maaf jika menurut teman-teman masih ada yang belum tepat, harap anda beri komentar untuk itu.

Sumber

MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI