Detik-Detik Padang Sidempuan Dihantam Banjir Bandang, 5 Hanyut, 4 Meninggal Dunia

Posted 27-03-2017 14:05  » Team Tobatabo
Foto Caption: Pasukan Brimob Polda Sumut bersama jajaran TNI membantu pembersihan lokasi banjir bandang di Padangsidimpuan, Sumut, Senin (27/3/2017)

MEDAN-Sebagian wilayah Kota Padang Sidimpuan, Sumatera Utara dilanda banjir bandang pada Minggu (26/3/2017) malam yang menyebabkan puluhan rumah di berbagai kelurahan mengalami kerusakan.

Dikutip dari Kantor Berita Antara, seorang warga Kota Padang Sidimpuan Mamora Nasution yang dihubungi dari Medan, Senin (27/3/2017), membenarkan terjadinya banjir bandang tersebut.

Ia mengaku tidak mengetahui penyebab banjir bandang dan tingkat kerusakan yang terjadi.

Banjir bandang itu melanda Kecamatan Padang Sidimpuan Angkola Julu, Kecamatan Padang Sidimpuan Batunadua, Kecamatan Padang Sidimpuan Selatan, dan Kecamatan Padang Sidimpuan Utara.

Kondisi Jalan Pasca Banjir Bandang Di Sidempuan

Sebanyak 17 Rumah Hanyut Dibawa Banjir Bandang

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, ada 17 rumah dinyatakan hanyut dan 17 lainnya rusak berat di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Sedangkan korban meninggal dunia ada lima orang.

"Dari data yang kami peroleh, di Lingkungan II, Kelurahan Batunadua Julu, ada enam rumah hanyut. Kemudian, ada 12 rumah rusak berat dan 7 kendaraan dibawa arus," ungkap Nainggolan, Senin (27/3/2017) siang.

Menurut Nainggolan, air mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 18.30 WIB pada Minggu (26/3/2017). Kemudian, kata Nainggolan, air menghanyutkan lima orang warga.

"Lima orang yang meninggal dunia itu sudah ditemukan. Saat ini, petugas Kepolisian dan TNI sedang melakukan pembersihan," terang Nainggolan.

Di Batang Ayumi Julu, kata Nainggolan, tiga rumah hanyut dan tiga rumah rusak berat. Kemudian, di Lingkungan VIII WEK V, Pasar Siborang, 8 rumah hanyut.

"Di Desa Simatohir, Kecamatan Angkola, dua rumah rusak berat. Rata-rata, rumah yang rusak itu akibat diterjang yang membawa batang pohon berukuran besar," ungkap Nainggolan.

Brimob Kirimkan 100 Personel ke Padangsidimpuan

Bencana banjir bandang yang melanda Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara merusak puluhan rumah di pinggiran sungai Batang Ayumi, Kelurahan Ujung Padang.

Untuk meringankan beban korban bencana, sepasukan Brigade Mobile (Brimob) Polda Sumut dikirim ke lokasi bencana.

"Ada satu SSK (satuan setingkat kompi) yang dikirim untuk melakukan evakuasi dan pembersihan. Sedikitnya, ada 100 personel yang sudah berada di lapangan," kata Kasi Intel Brimob Polda Sumut, Kompol Kris Sianturi, Senin (27/3/2017).Kris mengatakan, 1 SSK Brimob itu berasal dari Batalyon C. Pasukan dipimpin langsung AKBP Assena St Siahaan.

"Pasukan akan bahu membahu bersama TNI membersihkan lokasi yang terdampak bencana. Untuk data kerusakan, masih kami inventarisir," ungkap Kris.

Ia mengatakan, di lokasi bencana banyak batang pohon yang terdampar di pemukiman penduduk. Tidak hanya sampah batang dan ranting pohon, lumpur juga merendam pemukiman warga.

"Kami upayakan semaksimal mungkin membantu masyarakat dan pemerintah setempat. Sebagian pasukan juga membantu mencari orang yang hilang," terangnya.

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI