Pulang Minum Tuak, 2 Warga Nagori Tanjung Maraja Jatuh ke Sungai Sedalam 50 Meter

Posted 18-12-2017 20:38  » Team Tobatabo

Diduga akibat mabuk, dua warga Huta Lubuk, Nagori Tanjung Maraja, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun jatuh dari jembatan aliran sungai sedalam 50 meter. Hingga kini, jasad keduanya pun belum ditemukan.

Menurut informasi warga sekitar kejadian, peristiwa itu terjadi Minggu (17/12/2017) dini hari. Saat itu kedua korban yang diketahui bernama Mahala Lumban Raja, (53) seorang ASN di PSDA Nagori Pokan Batu dan rekanya Martua Sitinjak, (32) pegawai BHL, salah satu perusahaan Perkebunan Sawit, mengendarai sepedamotor sepulang minum tuak dari sebuah Kafe di lokasi Nagori Maria Hombang.

Namun karena kondisi yang masih dalam pengaruh minuman (mabuk), sepedamotor keduanyapun terlihat oleng dan keduanya terjatuh kedalam jurang sungai yang dipenuhi bebatuan sedalam 50 meter.

“Informasi dari rekan korban, mereka pulang minum dari kafe, dua kereta orang itu pak, tapi si korban ini sama kawanya berjalan duluan, tapi pas diloksi kereta korban oleng dan langsung masuk kedalam jurang, mungkin sempat terhempas batu mereka ini hingga kemudian jatuh kedalam aliran air sungai ini.” ujar seorang warga bermarga Panjaitan

Hingga saat ini tim sar dari kota medan,sumatera utara bersama tni dan warga sekitar lokasi kejadian masih melakukan upaya pencarian korban jatuh yang diperkirakan, masih terjepit diselah batu batu besar pinggiran dasar sungai.

Dikutip dari Restorasidaily
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI