Dua Orang Tewas, Bangunan Porak-poranda, Ini Foto-foto Mengerikan Dampak Ledakan Gas di Medan

Posted 12-04-2019 11:11  » Team Tobatabo
Foto Caption: Korban ledakan gas di Jalan Kruing, Kota Medan. Akibatnya dua orang tewas dan 6 orang luka bakar

MEDAN - Dua unit rumah toko (ruko) yang berlokasi di Jalan Kruing No 3-D dan 3-E Lingkungan VIII Kelurahan Sikap Kecamatan Medan Petisah mengalami kerusakan cukup berat, pada Kamis (11/4/2019) malam.

Kerusakan ruko diduga karena ledakan dari tabung gas.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan dari BPBD Kota Medan, dilaporkan dua orang tewas akibat ledakan gas ini. Sementara itu enam rang lainnya mengalami luka bakar.

Petugas pemadam kebakaran sudah berada di lokasi melakukan pemadaman dan evakuasi.

Manajer Pusdalops BPBD Medan M Yunus menjelaskan pihaknya menerima informasi adanya kebakaran di lokasi itu, Kamis petang sekitar pukul 18.40 WIB.

Sesampainya di sana, petugas mendapati kondisi bangunan ruko yang sudah rusak diduga karena dampak ledakan yang berasal dari tabung gas.

Namun pihaknya belum dapat memastikan apakah penyebab ledakan berasal dari tabung gas atau lainnya.

“Menurut informasi terjadi ledakan. Kita tunggu hasil akhir dari pihak berwajib pak,” pungkasnya.


Sumber kebakaran yang terjadi  Jalan Kruing Medan bukanlah Otten Coffee, melainkan dari ruko Sate Kerang Rahmat.

Hal tersebut ditegaskan oleh salah seorang Karyawan Otten Thicka.

“Yang meledak adalah dua ruko di sebelah Otten, bukan Otten dan Otten saat ini baik-baik saja,” ujarnya saat di hubungi Tribun melalui WhattApp, Kamis (11/4/2019).

Ia menjelaskan, tempat yang menjadi pusat kebakaran adalah rumah toko (ruko) yaitu Kerang Rahmat yang posisinya berada di dua ruko dari Otten.

“Yang menjadi penyebab kebakaran diduga gas yang meledak di Kerang Rahmat tersebut, bukan di Otten,” jelasnya.

Ia menerangkan, kondisi di Otten sendiri aman, hanya memang ada kaca-kaca yang pecah di ruko-ruko yang dekat dengan lokasi termasuk di Otten.

“Termasuk di Otten dan ruko disebelahnya memang kaca jendela ada yang pecah, diduga terkena getaran dari ledakan tersebut,” terangnya.

Menurut keterangan saksi bernama Irma, 19 tahun yang merupakan karyawan di Sate Kerang Rahmat Jl. Kruing Pukul 18.00 Wib mendengar suara ledakan yang cukup keras.

Dia pun kemudian keluar dari kamar lalu melihat pelilik usaha sate kerang Rahmat Efendi dan Nurmala Dewi turun dari tangga dalam keadaan luka bakar.

Sebelumnya pada pagi hari pihaknya telah mengelukan ada kerusakan pada gas tanam.

Sebanyak dua orang tewas akibat ledakan gas yang terjadi di Jalan Kruing Kota Medan. Masing-masing atas nama Jafier (10) dan Eren (2).

Disamping kedua bocah tersebut yang menjadi korban ledakan, juga ada Rahma Efendi, (43) Pemilik Sate Kerang Rahma, Nurmala Dewi (37), Tria (24), Forina Wati, Frasiska Natalia dan Natalia.


Masing-masing ke delapan korban merupakan penghuni rumah toko di Jalan Kruing.

Empat ruko berlantai tiga yang berada di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, hancur diduga akibat ledakan gas, pada Kamis (11/4/2019) malam.

Dari empat Ruko yang terdampak ledakan keras itu, tiga di antaranya alami rusak parah. Terlihat dari bangunan permanen itu, alami rusak secara menyeluruh.

Bahkan, dua dari empat ruko yang terdampak dinding bangunan jebol, akibat ledakan yang diduga dari gas.

Sementara, dua bangunan yang berada di depan empat bangunan yang meledak itu juga terdampak.

Terlihat bagian seng dua bangunan itu, juga alami rusak yang sangat parah.

Informasi yang dihimpun, ledakan yang diduga gas berawal dari salah satu rumah yang tabung gasnya alami kebocoran.

Lurah Sekip, Yuda P Setiawan mengatakan awal ledakan berawal dari rumah No 3D. Di duga ada gas bocor hingga menimbulkan ledakan.

"Dugaan awal ada ledakan besar dari rumah No 3D," kata Yuda di lokasi kejadian.

"Rumah yang awal sumber ledakan itu, sehari-harinya berjualan. Namanya Sate Kerang Rahmat," sambungnya.

Yuda menjelaskan akibat peristiwa ledakan ini, beberapa orang yang berada dirumah alami luka bakar hingga 90 persen.

"Korban 5 orang dewasa dan 2 anak-anak. Katanya ada anak yang meninggal 1 orang. Anak-anak umur sekitar 5 tahun," ungkap Yuda.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab empat bangunan berlantai tiga yang terjadi ledakan tersebut.

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI