Cari

Serunya Menonton Anak-Anak Pemburu Koin di Danau Toba

Posted 21-08-2015 12:55  » Team Tobatabo

SAMOSIR-Tulang, Nantulang! Lempar koin, Tulang!” Begitulah bocah Samosir saat kapal penyeberangan yang berisi wisatawan sampai ke Pelabuhan Ajibata, Samosir.

Lempar koin ke dalam Danau Toba merupakan atraksi yang ditunggu-tunggu wisatawan saat sampai ke dermaga.

Begitu melihat bocah-bocah berbaris di pinggir kapal yang telah menepi, wisatawan pun menyiapkan uang receh.

Bocah-bocah Samosir pun dengan antusias menunjukkan atraksi melompat mereka ke dalam air, sambil berteriak kepada wisatawan untuk melempar koin ke arahnya.

Seolah tidak punya rasa takut untuk terjun dari atas kapal hanya untuk mengambil koin yang dilemparkan penumpang kapal. Mereka melompat sambil beratraksi beraneka macam gaya.

Mereka sudah tahu jadwal keberangkatan kapal dan kapan kira-kira wisatawan berdatangan.

Setiap sore mereka mengais rezeki dari berburu koin yang dilemparkan oleh wisatawan ke dalam danau. Sepulang sekolah, mereka biasa mendekati pengunjung untuk mempertontonkan keahlian mereka.

Roni, pengais koin dari Danau Toba, menuturkan setiap hari mereka bisa melakukan atraksi mencari koin dalam danau sepulangnya sekolah.

"Jika di hari libur bisa seharian, karena wisatawan juga menumpuk di hari libur. Per harinya saya bisa mendapat Rp20 ribu. Kalau hari libur bisa Rp 80 ribu," katanya.

Tapi menurutnya, memungut koin dari kolam bukanlah hal yang ia kejar, melainkan bermain dan unjuk kebolehan bersama teman-teman.

Anak-anak Samosir pengais koin dari danau, bukan hanya di Pelabuhan Ajibata melainkan pelabuhan-pelabuhan feri menuju Pulau Samosir, seperti di Parapat dan Lintong Silumban, juga ramai dengan anak-anak penangkap koin ini.

Hal itu tentu memberikan antusias kepada wisatawan. Pulau Samosir menawarkan banyak hal yang bisa dilihat, bukan sekadar pemandangan danau saja melainkan mata pencaharian penduduk, budaya hingga tradisi.

Sumber Tribun Medan

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah