Cari

Rosalia Siahaan Tewas Bersimbah Darah di Toilet Gereja, Pendeta Bilang Jeritannya hanya Suara Kucing

Posted 01-06-2018 07:46  » Team Tobatabo
Foto Caption: Ilustrasi

Lubukpakam - Seorang gadis ditemukan tewas bersimbah darah di area kamar mandi Gereja Sidang Rohulkudus Indonesia (GSRI) yang berada di dusun XII Desa Limau Manis Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang Kamis, (31/5/2018).

Ia diduga menjadi korban pembunuhan. 

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban merupakan Rosalia Cici Maretini Siahaan (21) yang merupakan warga Jalan Selamet, Simpang Limun, Medan.

Ia tewas dengan luka di bagian kepala.

Setelah penemuan mayat ini, warga pun tampak mengerumuni gereja ini.

Pihak kepolisian pun membuat garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Para warga yang tinggal di sekitar gereja menceritakan sebelumnya Maretini Siahaan di dalam gereja bersama seorang pendeta yang mereka kenal bermarga Sembiring.

Warga mengatakan sebelum korban tewas sempat didengar suara jeritan minta tolong.

"Kami duduk-duduk di teras ini jadi sempat dengar suara jeritan. Tapi itulah kami tanya suara apa itu dibilang pendeta itu enggak adanya itu, cuma suara kucingnya itu. Korban itu jemaat gereja ini," ucap Boru Sitanggang yang juga dibenarkan oleh warga lainnya, Zebua.

Jenazah Rosalia Siahaan di kamar mandi gereja sebelum dievakuasi polisi dari lokasi kejadian. (HO)

Jenazah Rosalia Siahaan di kamar mandi gereja sebelum dievakuasi polisi dari lokasi kejadian. (HO)

Menurut Sitanggang, tak lama setelah menjawab pertanyaan mereka itu si pendeta pun beranjak keluar gereja dan langsung pergi dengan menaiki sepeda motornya.

Korban diketahui tewas di dalam kamar mandi setelah seorang perempuan bernama Tetti Br Silaban mencoba melompat pagar untuk memastikan apa yang terjadi di dalam.

" Jadi curiga juga dia (Tetti), baru dilihatnyalah ke dalam. Engak lama, menjerit dia.”

“Kami dengar, dan dibilangnya sudah mati. Saat itulah kami ikut melihat, cuma dari jauh saja.”

“Enggak berani dekat-dekat kepalanya itu kami lihat sudah berdarah," kata Boru Sitanggang.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah