Cari
 Opini
 Diposting 22-11-2018 20:47

Sebenarnya Pernikahan Batak Itu Murah, Gengsi yang Membuatnya Jadi Mahal

Foto Caption: Ilustrasi pernikahan pasangan Batak

Banyak generasi muda Batak jaman sekarang mengeluh akan biaya pernikahan yang semakin mencekik leher dan menguras kantong. Terutama keluh kesah akan tingginya standar Sinamot yang kian dirasa seolah memaksa sebagian generasi muda Batak seolah berfikir dua kali untuk meminang boru Batak. Apakah memang hal tersebut yang menjadi pemicu munculnya masal ini?

Pernikahan Batak Sebenarnya Murah – Berbicara pernikahan memang selalu tak pernah habis untuk di kaji, khususnya bagi kaum muda-mudi yang sudah mulai merencanakan pernikahannya. Bahkan kadang ada yang rela menunda pernikahan dulu demi sebuah pernikahan impian yang ideal. Memang tak ada salahnya memiliki pernikahan yang ideal, karena menikah adalah janji setia dan hanya ingin dilakukan sekali seumur hidup.

Menikah itu juga keputusan yang melibatkan hati, dan tentu juga melibatkan keuangan. Bila dikaji lebih dalam demi sebuah pernikahan yang ideal. Mungkin pundi-pundi rupiah anda akan ludes dan harus meminjam juga kepada sanak family atau bahkan ke lembaga keuangan. Sebut saja biaya sewa gedung, cathering sampai dengan tetek bengek lainnya yang harus disiapkan dalam pernikahan.

Baca juga Sulitnya Mengesampingkan Gengsi di Pernikahan Adat Batak

Sebenarnya, menikah itu bisa jadi murah jika seseorang lebih memilih acara yang sederhana jika tidak ada adat dan gengsi diantara kedua belah pihak. Bukankah tujuan pernikahan yang sebenarnya adalah untuk menyempurnakan separuh agama dan untuk menjaga diri dari perbuatan maksiat.

Pernikahan Pasangan batak

Menikah Itu Seharusnya Suci Dan Jangan Di Campur Adukkan Dengan Wah dan Gengsi

Karena menikah itu sebuah niat suci yang bisa menjadi ladang pahala sepanjang masa. Seharusnya luruskan niatmu menikah hanya karena niat suci jangan sampai salah niat. Lagipula, bila niat sudah tulus tentu kamupun tidak akan mudah lelah saat menjelang pernikahan, karena pastinya kamu tidak sibuk dengan pikiran manusia, tapi lebih kepada berharap yang terbaik kepada Allah.

Baca juga 17 Busana Adat Batak untuk Tampil Istimewa di Hari Pernikahan

Dan jika menikahmu karena menuruti gengsi, maka pasti setelah pernikahan kamu bukan bahagia, tetapi ribet mikirin harta yang telah terpaka. Dan masih untung bila dananya tadi memang uangmu sendiri, kalau ngutang?. Wah habis nikah bukan senang-senang, tapi banting tulang buat lunasin tuh hutang.

batak karo wedding

Menikah Itu Bukan Tentang Seberapa Megah Resepsimu, Tetapi Lebih Kepada Niat yang Terpatri di Hati Hanya Karena Kehendak Tuhan

Karena yang terpenting dalam memulai pernikahan ini bukan megahnya resepsi, tetapi niat yang selalu terpati kesucian cinta. Karena apabila hati sudah tetap merujuk kepada Tuhan, maka yang ada didalam pikiran kita hanyalah bagaimana caranya tindakan yang ada selalu mendatangkan berkat Tuhan.

Sehingga bila sudah demikian, maka sudah jelas setelah pernikahan, atau bahkan setelah bertahun-tahun bersamapun semua keadaan yang ada akan selalu tercipta menyenangkan dan selalu indah, karena kesiapan hati yang sudah benar-benar matang sebelumnya.

Baca juga Tata Cara dan Tahapan Prosesi Pernikahan dalam Adat Batak Toba

Jangan Pula Menikahmu Terpaku Kepada Adat dan Gengsi, Kerena Bisa Jadi Akan Merusak Niatmu yang Suci Untuk Menikah Disatukan Tuhan

Memang adat di Indonesia itu sangat banyak dan menjadi kekayaan yang tak ternilai. Di setiap adat juga sudah mengatur masalah pernikahan. Tapi, jangan sampai terpaku pada adat dan gengsi, sebab kedua hal ini bila dibiarkan akan merusak niat baik yang ada dihati dan bisa jadi penghalang untuk menikahmu.

Buktinya tak sedikit dari kita yang menggelar upacara adat besar, tapi ujung-ujungnya bila ditanya biar terlihat mewah dihadapan para tamu. Padahal untuk apa terlihat mewah dan seakan-akan selalu wah, bila sehabis pesta pernikahan usai kamu tak bisa bijak menjalani pernikahan dalam waktu yang lama. atau yang paling parahnya lagi, menghitung jumlah utang yang harus dibayar.

perkawinan adat Batak

Luruskan Niatmu, Karena Sebenarnya Tujuan Menikah Dalam Kesucian Cinta Itu Mulia Bukan Sekedar Hanya Untuk Kata Halal dan Sah

Setiap Agama  memberikan pedoman yang lengkap dan jelas mengenai masalah pernikahan ini. Mulai dari anjuran menikah, bagaimana memilih pasangan yang benar, cara melakukan peminangan, sampai bagaimana mendidik anak dengan sangat detail dan menyeluruh.

Adapun motivasi dan tujuan kita menikah adalah untuk mempersatukan cinta suci dalam rumah tangga, untuk lebih menyatukan niat dan cinta suci membentuk sebuah keluarga yang damai dan sejahtera.

Baca juga Tatacara Mangulosi Dalam Pernikahan Adat Batak

Luruskan Niatmu, Sinamot dan Hal-Hal Eklusif Lainnya Bukanlah Tolak Ukur Kesakralan Bukti Pengorbanan Cintamu

Banyak pasangan Batak jaman sekarang berlomba menaikkan Sinamot, seolah hal itu menjadi patokan keseriusan dan lambang kesucian pernikahan yang dijalin. Banyak juga para orangtua yang membuat Sinamot ibarat label harga dengan menghitung-hitung kerugian nilai material dan status kedua belah pasangan yang akan di nikahan.

Sewajarnya saja, pada prinsipnya Sinamot hanya diperuntukan sebagai media penunjang operasional dan ritual pelaksanaan kelancaran ada pernikahan dari pihak pria ke pihak mempelai wanita. Sadari juga bahwa inti dan tujuan kedua belah pihak didasari oleh holong. Jadi tunggu apalagi, dengan restu Tuhan semoga para dongan-dongan yang ingin menikah lebih terbuka kesadarannya.

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah