Polisi Tembak 3 Pelaku Komplotan Pencurian Mobil, Dua Orang Ternyata Residivis

Posted 03-02-2019 13:13  » Team Tobatabo
Foto Caption: Ketiga pelaku berjalan saat pengungkapan kasus, Minggu (3/2/2019).

MEDAN - Guna menekan angka kriminal yang belakangan hari ini mulai kembali muncul, petugas satreskrim Polrestabes Medan kembali mengamankan para pelaku kejahatan spesialis pencurian kendaraan (mobil).

Tidak tanggung-tanggung, tiga pelaku curanmor spesialis mobil berhasil diamankan.

Tidak hanya itu, ketiganya turut diberi hadiah timah panas di kedua kaki dari masing-masing pelaku.

Adapun ketiga identitas pelaku yang berhasil dihimpun yakni Saputra (41), Safrizal (38) dan Nova (33).

Ketiganya digiring petugas satreskrim Polrestabes Medan saat pengungkapan kasus di gedung Satreskrim Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira menjelaskan penangkapan terhadap ketiganya bermula dari adanya laporan korban Nurlela (43) yang kehilangan 1 unit mobil Suzuki Carry pikup BK 9599 EM di Jalan Irian Barat Kecamatan Percutseituan.

"Dalam aksinya komplotan ini membobol pintu mobil dan kemudian menyalakan mesin menggunakan kunci leter L," ujarnya, Minggu (3/2/2019).

Sambung Putu, pihaknya yang melakukan penyelidikan ini kemudian mendapati identitas tersangka.

"Dua tersangka yakni Saputra dan Safrizal merupakan residivis. Saat dilakukan penangkapan keduanya melakukan perlawanan sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas terukur," ujarnya.

Putu mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus ini.

"Ketiga tersangka dikenakan Pasal 363 Kuhpidana dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara," katanya.

Dari ketiganya polisi mengamankan barang bukti 2 buah kunci letter L, 2 unit sepeda motor dan 3 buah jaket.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira melalui kegiatan ngobrol santai bersama Wartawan Polrestabes Medan beberapa waktu lalu.

Dirinya akan menindaklanjuti setiap kejahatan jalanan yang terjadi. Dan memberi ultimatum kepada para pelaku agar jangan mencoba kembali melakukan aksinya.

"Ya saya memberi ultimatum kepada para pelaku kejahatan, jangan sekali-kali berani melakukan aksi apalagi menjelang hari raya Imlek. Petugas akan mengambil langkah tegas," jelasnya.

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI