Habiskan Anggaran Rp 32 Miliar, Menko Maritim Resmikan KMP KM Ihan Batak di Samosir

Posted 02-03-2019 20:57  » Team Tobatabo
Foto Caption: Pelayaran KMP Ihan Batak di Danau Toba, Rute Ajibata-Ambarita, Kamis (20/12/2018).

TOBA SAMOSIR - Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meresmikan KMP Ihan Batak di pelabuhan Ferry Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sabtu (2/3/2019). 

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene dan pengguntingan pita.

Sebelumnya, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dan Mentri Budi Karya Sumadi, tiba di Hotel Niagara menumpangi 2 Helikopter. Kemudian, bergegas menuju Pelabuhan Ajibata.

Tampak di lokasi pelabuhan telah menunggu anggota DPD RI Asal Sumut, Parlindungan Purba bersama DPR RI  Anthon Sihombing, dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi serta wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus yang sudah menunggu di pelabuhan.

Dalam sambutannya, Menko Luhut mengatakan pembangunan KM Ihan Batak merupakan komitmen Pemerintah dalam hal mendongkrak kunjungan wisata ke Danau Toba.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan khususnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang terus berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas dan keselamatan transportasi yang ada di wilayah Danau Toba ini,” ujar Luhut Panjaitan.

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meresmikan KMP Ihan Batak Di pelabuhan Ferry Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sabtu (2/3/2019). (TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA)

Kemudian, di samping tercemarnya Danau Toba Luhut meminta semua pihak menjaga kebersihan Danau Toba. Apalagi, Danau Toba akan terus dikembangkan untuk menunjang kunjungan wisata.

Diretur jederal perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan pembangunan ini terlaksana berkat kerja sama yang baik dan dukungan pemerintah pusat dan pemerintah Daerah dimana Pembangunan KMP Ihan Batak dibangun dengan menelayan  biaya  dari APBN selama 2 (dua) tahun anggaran dengan total biaya pembangunan sebesar Rp 32 miliar.

KMP Ihan Batak yang baru diresmikan itu sudah beroperasi sejak Desember dengan melayani rute Ajibata-Ambarita. 

KM Ihan Batak mampu mengangkut 280 penumpang kendaraan campuran 32 unit, dan ABK 10 orang.

Sedangkan penggeraknya, mesin induk 2×800 hp dan kapal mempunyai volume 300 GT. KM Ihan Batakn dikerjakan di Pare-parean Tobasa, selama 15 bulan yang dimulai dari Agustus 2017 hingga November 2018. 

Dengan adanya kapal penyeberangan KMP Ihan Batak ini, diharapkan memperlancar konektivitas antara pulau Sumatera Utara dengan pulau Samosir. 

Kemudian meningkatkan pelayanan transportasi yang berkeselamatan internasional.

Dengan demikian serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan Danau Toba, mengingat Danau Toba diarahkan untuk destinasi pariwisata yang bertaraf internasional.

Dikutip dari Tribun Medan
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI