Dana Perayaan HUT Pakpak Bharat Diduga Dikorupsi, Pengusaha Kue pun Ikut Dipanggil Polisi

Posted 10-04-2019 14:26  » Team Tobatabo
Foto Caption: Perayaan HUT ke-15 Pakpak Bharat pada Agustus 2018 lalu. (ist/metro24jam.com)

PAKPAK BHARAT -  Perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pakpak Bharat ke-15 yang digelar meriah dengan mendatangkan artis Ibukota, Judika Sihotang pada Agustus 2018 lalu, ternyata diduga telah dikorupsi.

Informasi yang dihimpun metro24jam.com, untuk perayaan tersebut Pemkab Pakpak Bharat melalui Badan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial telah menggelontorkan anggaran Rp1,2 miliar.

Saat ini, Polres Pakpak Bharat melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sedang melakukan penyelidikan dugaan korupsi tersebut.

Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Leonardo Simatupang melalui Kasat Reskrim, AKP Rasly Afianto Turnip membenarkan, kalau pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

“Benar. Tapi masih dalam penyelidikan,” kata Rasly saat dihubungi, Senin (8/4/2019).

Sejauh ini, kata mantan Kapolsek Hutaimbaru, Polres Padangsidempuan tersebut, penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Pakpak Bharat masih memintai keterangan beberapa saksi.

“Ada beberapa yang sudah dimintai keterangannya. Setelah penyelidikan, kita akan gelar dan tingkatkan ke penyidikan,” tambahnya.

Seorang wanita yang merupakan pengusaha toko kue di Kecamatan Salak, Pakpak Bharat mengaku mendapat surat panggilan memberi keterangan ke Unit Tipikor Polres Pakpak Bharat pada Jumat lalu.

Di sana, wanita berkulit putih itu mengaku dicecar pertanyaan terkait kue HUT Pakpak Bharat ke=15 tahun tahun 2018 lalu. “Saya sama sekali tidak ada buat kue HUT Pakpak Bharat. Apalagi harga nya sampai Rp7,8 juta,” katanya. (Jufri)

Dikutip dari Metro24Jam
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI