18 Tahun Tinggal di Amerika, Pautan Simanjuntak Pulkam ke Bonapasogit Demi Kembangkan Pertanian Taput

Posted 27-03-2019 21:57  » Team Tobatabo
Foto Caption: Pautan Simanjuntak di lahan pertanian

TAPUT - Sungguh layak diapresiasi sikap dan terobosan serta program yang telah di gelumuti oleh Pautan Simanjuntak dalam bidang usaha pertanian di Bonapasogit Tapanuli, pada khususnya di Tapanuli Utara.

Dimana Pautan Simanjuntak pengusaha Asphalt Mixing Plant (AMP) PT Jonathan Jaya yang sudah 18 Tahun merantau di Negara Amerika memilih kembali ke kampung halaman untuk membangun Bona Pasogit Tapanuli melalui berbagai sektor, yakni sektor usaha Konstruksi serta pertanian.

Seperti dilansir oleh Indigonews, Dalam bidang usaha pertanian,Pautan Simanjuntak bekerja sama dengan seorang ahli Kementerian Pertanian Pieter Tangka dibantu sebanyak 12 orang Sarjana Pertanian untuk melakukan pengembangan dalam usaha tani, juga membantu masyarakat dalam hal menjaga harga pangsa pasar komudity pertanian di wilayah Tapanuli nantinya.

Menjaga pangsa pasar komudity pertanian melalui pembangunan terminal agro serta kerja sama dengan pihak Lembaga atau Assosiasi dalam bidang pemasaran harga komudity di Pusat, sehingga usaha yang didirikan oleh Pautan Simanjuntak kerja sama dengan Pieter Tangka akan menampung sejumlah komudity yang ada di Tapanuli melaui Terminal Agro yang dibangun saat ini.

Bukti keseriusan Pautan Simanjuntak dan Pieter Tangka dalam hal bidang pengembangan usaha pertanian,mereka telah mendatangkan bibit bawang putih dari Taiwan dan juga bibit pertanian lainnya sebagai bukti keseriusan untuk pengembangan usaha pertanian yang memiliki dampak besar untuk masyarakat luas di Tapanuli.

Bukan hanya itu, Pautan Simanjuntak bersama Pieter Tangka masih berupaya mencari lahan pertanian di wilayah Tapanuli guna pengembangan usaha komudity pertanian, yakni penanaman komudity bawang putih, bawang merah, Wortel, Kentang, Cabe serta yang lainnya

Pengusaha AMP PT. Jonathan tiap harinya selalu mengeluarkan kocekannya untuk subsidi dalam pengembangan usaha pertaniannya Rp 5 juta per hari, tentu tiap bulannya mengeluarkan Rp 150 juta di lahan yang di usahainya seluas kurang lebih dari 4 hektare.

Kedua usaha yang di geluguti Pautan Simanjuntak saat ini merupakan mimpi selama 18 Tahun merantau di Amerika. Juga dibantu seorang tenaga ahli atau dokter pertanian Pieter Tangka yang memberikan waktunya untuk menopang dan mendidik 12 Sarjana Pertanian menjadi tenaga ahli dengan tujuan menciptakan peningkatan kesejahteraan masyarakat petani daerah Bona Pasogit Tapanuli.

Dan paling uniknya, Direktur Utama Perusahaan PT Jonathan Jaya, Pautan Simanjuntak ini merupakan sosok pekerja keras yang kerap selalu di temukan di lokasi kegiatannya, entah sebagai penyamaran, akan tetapi Pautan Simanjuntak tidak ada bedahnya dengan seorang buruh / pekerja dilapangan.

Dikutip dari Indigonews.id
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI