Cari

Penggiat Lingkungan Dianiaya Hampir Dibunuh di Samosir, NABAJA Ikut Prihatin

Posted 26-08-2017 13:02  » Team Tobatabo

Naposo Batak Jabodetabek merasa ikut prihatin dan turut peduli dalam pendampingan hukum,
Atas kasus penganiayaan terhadap aktifis lingkungan, Sabastian Hutabarat (Balige) dan Jhohanes Marbun (Jakarta). Ternyata kedua pegiat lingkungan itu sempat mau dibunuh.

Ketua NABAJA, Darman Saidi Siahaan, SH kepada TOPMETRO.NEWS mengakui pihaknya telah mendengarkan langsung kronologis kejadian, setibanya Jhohannes Marbun di Jakarta, yang disambut dengan memberi ‘Boras si Pir Ni Tondi’ di sekretariat Yayasan Pecinta Danau Toba (YPDT) Jakarta Kamis (17-08-17).

”Indonesia sudah 72 tahun merdeka.
Tindak kekerasan dan penganiayaan tidak dapat dibenarkan di muka bumi Indonesia ini.”

Melihat kejadian penganiayaan yang dilakukan secara kejam dan brutal oleh JS sebagai BOS besar penguasa tambang di Kabupaten Samosir bersama para anak buahnya, menurut Darman Saidi Siahaan, tidak dapat ditolerir.

Apalagi penganiayaan itu dilakukan terhadap aktifis lingkungan hidup di kawasan Danau Toba.

”Kita sebagai generasi muda menginginkan Bonapasogit tidak dikuasai kelompok-kelompok penguasa yang jahat yang masih menggunakan cara-cara Premanisme.”

Ironisnya, tambah Darman Siahaan, dalam beberapa kutipan rekaman yang terdengar saat kejadian mengatakan, “Pasudama, Pamatema (habisi, bunuh),”
Juga “Las dipaboaho tu Tuhani dang Mabiar au (diadukan ke Tuhan pun saya tidak takut)”. Saat salah satu korban bersujud.

”Ini menunjukkan begitu brutalnya moral pelaku.”

”Tindakan hukum sudah harus ditegakkan untuk memberi kesadaran hukum bagi masyarakat.
Polres Samosir diharapkan dapat bertidak adil sesuai fungsinya sebagai penegak hukum,” imbau Darman Siahaan.

”Kami menyadari mafia penguasa ini akan melakukan banyak hal termasuk upaya bermain hukum untuk melindungi usahanya mengingat oknum JS adalah saudara kandung dari Bupati Samosir.
Untuk itu kita harus ikut bersama sama mengawal kasus ini. Kita percaya kejahatan akan dikalahkan oleh kebenaran,” tegas Darman Siahaan.

Dalam memberi keterangan pers ini, Darman Saidi Siahaan, SH didampingi Sekjen Rio Pangaribuan bersama pengurus lainnya dengan berbagai elemen dan organisasi masyarakat yang tergabung dalam *Gerakan Cinta Danau Toba*

Permasalahan ini juga mendapat dukungan dari puluhan pengacara, bahkan beberapa diantaranya dari beberapa pengacara senior dan terkenal.

”Namun kita terus mengharapkan dari semua lapisan masyarakat khususnya yang peduli pelestarian Danau Toba.(TMD-21)

Dikutip dari Topmetro
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah