Event GIXA 2018 Diharapkan Bisa Dongkrak Wisata Tobasa

Posted 15-10-2018 15:45  » Team Tobatabo
Foto Caption: Salah satu Tim Peserta Green Xtrim Tobasa 2018 (Chandra Simanjuntak/Facebook)

TOBASA - Untuk mendongkrak destinasi wisata di Kabupaten Toba Samosir, Pemkab Tobasa mengadakan Green Internasional Xtreme Adventure (GIXA ) 2018 yang tergabung dalam Indonesia Off Road Federation (IOF) yang di mulai pada hari Sabtu 13 Oktober 2018 hingga 20 Oktober 2018.

Peserta dari berbagai daerah mengikuti kegiatan tersebut yang langsung dilepas oleh Bupati Tobasa Darwin Siagian di halaman kantor Bupati Toba Samosir, Sabtu (13/10).

Bupati kabupaten Toba Samosir, Darwin Siagian mengatakan bahwa kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh penyelengara dari Indonesia of Road Federation (IOF) sebagai momen penyampaian bahwa daerahnya mempunyai Danau Toba dan tidak kalah indah dari tempat wisata lainnya.

“Kesempatan ini harus kita sukseskan,” harapnya.

“Rute yang akan dilalui nanti akan diawali mengitari kota Balige dan menuju Desa Aek Raja, setelah itu dilanjutkan dengan rute yang sudah ditetapkan,” sebut Bupati.

Aswari salah seorang peserta GIXA juga merupakan dari Pagar Alam, mengungkapkan, sangat berterimakasih kepada sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir yang menjamu mereka saat tiba di Balige.

“Dari daerah yang kami kunjungi untuk kegiatan seperti ini belum ada satu pun seantusias dari penyambutan yang diberikan, kami tidak pernah menyangka sambutan yang diberikan semeriah ini, ditambah sebelum start dimulai disambut tarian budaya Batak dan group band Gorga dan lainnya,” ucap Aswari.

Terpisah Ketua Panitia GIXA 2018 Prihatin Kasiman, mengatakan, tidak sekedar hobbi berpetualang di alam, namun juga mengadakan bakti sosial yaitu melakukan penanaman Pohon Kemenyan di sekitar desa terpencil yang hasil pertaniannya bertanam pohon Kemenyan. Dan juga pembagian peralatan sekolah di lintasan se arah trek GIXA 2018.

“Kegiatan seperti ini sangat penting dilakukan agar objek wisata Kabupaten Toba Samosir lebih dikenal masyarakat luar, tentang sambutan yang kita berikan adalah hal wajar, sebab dengan sambutan yang baik juga keramahtamahan yang kita berikan merupakan daya tarik wisatawan untuk datang kembali mengunjungi, sebab mereka bisa merasa nyaman berada di Tobasa,” tutur Kadis Pariwisata Tobasa Audi Murphy Sitorus.

Dikutip dari newscorner.id
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI