Cari

Video Detik-detik Banjir Bandang Terjang Desa Langkotan, Barun Sitorus Belum Ditemukan

Posted 19-12-2018 11:11  » Team Tobatabo
Foto Caption: Herlin boru Siagian dipeluk kerabatnya sembari menangis pada Rabu (19/12/2018) tepat di depan rumah Barun Sitorus (35) yang kini masih dalam pencarian pasca-banjir bandang menerjang Desa Longkatan, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi.

SIDIKALANG - Herli Boru Siagian hanya bisa terduduk lemah di atas tanah, tepat di depan rumah anaknya, Barun Sitorus (35), yang kini masih hilang pasca-banjir bandang menerjang Desa Langkotan, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi pada Selasa (18/12/2018) sore kemarin.

Beberapa warga lainnya tampak memeluk dan berusaha menenangkan wanita paruh baya tersebut.

loading...

Bahkan karena kondisinya semakin lemah, para tetangga Barun berusaha memberikan minuman kepada Herlin.

Namun, Herlin terus memanggil-manggil nama anaknya, sembari melihat ke arah rumah Barun yang sebagian telah hancur akibat diterjang air sungai Bondar Begu.

"Di mana anak ku itu, datang lah kau (Barun), udah banyak yang salam-salami aku," ratap Herlin lemah, Rabu (19/12/2018).

Seperti dikerahui hujan deras yang melanda kawasan Kabupaten Dairi pada Selasa (18/12/2018) sore menyebabkan banjir bandang di dua desa yaitu Desa Longkotan dan Desa Bongkaras yang berada di Kecamatan Silima Pungga-pungga.

Akibat peristiwa itu lima orang dinyatakan hilang.

Kepala BPBD Dairi, Bahagia Ginting mengatakan, informasi bencana banjir bandang di Desa Longkotan pertama kali disampaikan kepala desa setempat.

"Mendapat informasi sekitar jam 5 sore, kami langsung turun ke lapangan. Tiga orang menjadi korban dari peristiwa di sini. Dua orang berhasil selamat dan satu orang masih belum ditemukan," kata Bahagia yang diwawancarai di Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-pungga.

Adapun korban yang sampai malam ini dinyatakan hilang merupakan seorang laki-laki bernama Bariun Sitorus (35).

Sedangkan dari dua orang yang berhasil selamat, satu merupakan istri dari Bariun Sitorus

Selain itu, banjir bandang juga menghanyutkan satu unit mobil dan tiga unit sepeda motor.

"Satu unit mobil milik korban yang dinyatakan hilang dan tiga unit sepeda motor sudah ditemukan sekitar 600-700 meter dari jembatan," ungkap Bahagia.

loading...

Lebih lanjut, Bahagia menjelaskan sekitar pukul 20.00 WIB, BPBD Dairi kembali menerima informasi tentang orang hilang di Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga.

"Jam 8 malam kami dapat info lagi dari Kepala Desa Bongkaras ada 4 orang sekeluarga yang belum pulang ke rumah sampai saat ini," ucapnya.

Berdasarkan pengakuan kepala desa tersebut, gubuk disekitar lahan pertanian keluarga tersebut saat ini telah hanyut.

Sementara identitas dari keempat warga yang dinyatakan hilang masih dalam pendataan.

Sebab kondisi Desa Bongkaras kini masih terisolir dan listrik padam pasca-banjir bandang tersebut.

"Dari informasi kepala desa, kalau dilihat dari kondisi gubuk di lahan pertanian milik warga yang hilang, telah dihantam air," pungkasnya.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah