Cari

TKI Asahan Dedek Napitupulu Wafat di Malaysia, Jenazah Tertahan Di Rumah Sakit

Posted 17-02-2019 02:03  » Team Tobatabo
Foto Caption: Dedek Syahputera ketika dirawat di Rumah Sakit, Malaysia, Selasa (12/2/2019) (Facebook/Indra Ringo)

Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Dedek Syahputra Napitupulu (25) meninggal dunia di Hospital PUMM, Malaysia, Selasa (12/2/2019)

TKI yang merupakan warga Dusun IV Pulau Rakyat Tua (Portu) Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan Sumatera Utara ini meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan ketika hendak berangkat kerja.

loading...

Informasi meninggalnya Dedek Syahputera disampaikan oleh akun Facebook Ulul Azmi Utami Butar-Butar ke wartawan, Jumat (15/2/2019)

Dalam informasinya, Ulul menyampaikan bahwa status TKI Dedek Syahputera sudah tidak aktif lagi (Ilegal) karena tidak melakukan perpanjangan permit.

"Almarhum merantau ke Malaysia yang awalnya berstatus legal tapi karena tidak melakukan perpanjangan permit sekarang kondisi almarhum dalam keadaan kosong (ilegal)," tulis Ulul dalam pesannya ke Tribun Medan.

Dedek Napitupulu

Foto Kartu Identitas Dedek Syahputera (Facebook/Indra Ringo)

Disampaikan bahwa Dedek adalah TKI yang berasal dari keluarga kurang mampu, dan kedua orang tuanya sudah meninggal, begitu juga kakaknya.

Saat ini Dedek Syahputera hanya memiliki seorang adik perempuan yang baru lulus dari SMA bernama Cici Qomariyah Napitupulu yang kini tinggal di Padang.

Semasa Dedek Syahputera dirawat di rumah sakit, sang adik hanya bisa menangis mendengar abangnya koma di rumah sakit berhari-hari, hingga akhirnya meninggal.

"Cici Qomariyah hanya bisa menangis dan mendoakan berharap abgnya Dedek Syahputra yang satu satunya harta paling berharga yang ia miliki," tulis Ulul dalam pesannya.

"Namun takdir berbicara lain, Dedek Syahputra Napitupulu tidak mampu bertahan dan meninggalkan kami semua pada Selasa (12/2) sekira pukul 21.00 Wib," lanjut Ulul.

Kini keluarga sangat berharap Jenazah Dedek Syahputera dapat dikembalikan ke daearah asalnya sehingga dapat dimakamkan secara layak.

loading...

Beberapa pihak kini sedang mengusahakan untuk memulangkan Dedek Syahputera, salah satunya adalah Organisasi Ikatan Solidaritas Sumut (Isum)

Organisasi yang dibentuk untuk menjalin silaturahmi sesama anak rantau yang berasal dari Indonesia ini sudah mencoba menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia.

Namun hingga kini mereka belum mendapat jawaban pasti seperti apa pastinya kejelasan pemulangan jenazah Dedek Syahputera ke Indonesia.

"Selaku Ketua ISUM Indra Ringo Ringo beserta anggota dan seluruh TKI Indonesia mengupayakan yang terbaik untuk jenazah dalam hal pengurusan dokumen dokumen jenazah untuk kepulangan Indonesia," tulis Ulum.

Selain mengurus dokumen pemulangan, saat ini Organisasi Ikatan Solidaritas Sumut tengah mencoba menggalang dana untuk biaya pemulangan jenazah Dedek Syahputera.

"Di harapkan untuk seluruh masyarakat Indonesia khususnya Sumatera Utara agar dapat menyisihkan rezeki nya untuk jenazah saudara kita yang akan dipulangkan ke Indonesia," kata Ulum.

Informasi meninggalnya TKI yang bekerja di Malaysia, Dedek Syahputera juga beredar di media sosial. Akun Indra Ringo turut membagikan informasi ini di berandanya.

"Sumut berduka,pulau raja asahan berduka. Buat kwn2 yg ada di Malaysia, marilah kt membantu saudara kt ini, dngan membantu donasi, buat pemulangan jenazah saudara kt ini," tulisnya.

Indra pun turun menginformasikan detail tahap-tahap rencana pemulangan jenazah, baik saat mengurus dokumen di rumah sakit, hingga menggalang biaya pemulangan jenazah.

Dedek Napitupulu

"Saya sangat memohon kepada seluruh warga sumut terutama putra putri asahan yang ada di malaysia untuk saling membuka mata hati kalian agar bisa ikut serta untuk membantu kepulangan jenajah alm dedek, coba seadainya posisi alm ada di posisi kalian

Donasi peduli alm dedek,pihak keluarga ingin dia plg,kami dari keluarga ISU ikatan sodaliritas sumut memhon bantu seiklas hati untu alm..

Nama :ARDI SIREGAR

Account :162067642801

My bank ea buat smua yg mau derma buat alamarhum dede syaputra ini," tulis Indra Ringo.

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah