Cari

Alasan Orang Batak dilarang 'Marpadan'

Posted 20-02-2019 21:20  » Team Tobatabo

Peraturan batak begitu banyak dan begitu ketat. Bagi yang melanggar peraturan tersebut, Hukumanya bukan di penjara, Ditembak mati, Atau yang lainya. Namun hukuman bagi mereka adalah Karma akibat melanggar hukum tersebut. Salah satunya adalah Mengenai PADAN.

Apakah itu Padan batak?

Padan merupakan sebuah sumpah yang tidak boleh dilanggar oleh orang batak, Kecuali dia tidak takut dengan karma yang akan terjadi. Padan ini masih jauh berbeda dari "Janji", Dimana kalau janji masih banyak yang melanggar dan mempermainkan janji tersebut.

loading...

Orang Tua jaman dulu melarang keras "MARPADAN", Karena sangat fatal akibatnya nantinya. Namun meski dilarang, Padan bagi orang batak toba tetap masih ada yaitu yang diwariskan oleh nenek moyang Batak, Yaitu marga. Batak toba juga tidak sembarangan menikah. Apabila mereka menikah, maka harus tahu juga bisa dinikahi, atau mariboto, dan atau Marpadan.
Ini beberapa Marga Orang Batak yang marpadan:

  •     Nainggolan Marpadan dengan Siregar
  •     Tampubolon Marpadan dengan Sitompul
  •     Purba Marpadan dengan Lumbanbatu
  •     Pasaribu Marpadan dengan Damanik
  •     Sinaga Bonor Suhutnihuta Marpadan dengan Situmorang Suhutnihuta
  •     Sinaga Bonor Suhutnihuta Marpadan dengan Pandeangan Suhutnihuta
  •     Hutabarat Marpadan dengan  Silaban Sitio
  •     Manullang Marpadan dengan  Panjaitan
  •     Sinambela Marpadan dengan  Panjaitan
  •     Sibuea Marpadan dengan  Panjaitan
  •     Sitorus Marpadan dengan  Hutajulu (termasuk Hutahaean, Aruan)
  •     Sitorus Pane Marpadan dengan Nababan
  •     Naibaho Marpadan dengan  Lumbantoruan
  •     Silalahi Marpadan dengan  Tampubolon
  •     Sihotang Marpadan dengan  Toga Marbun (termasuk Lumbanbatu, Lumbangaol, Banjarnahor)
  •     Manalu Marpadan dengan  Banjarnahor
  •     Simanungkalit Marpadan dengan  Banjarnahor
  •     Simamora Debataraja Marpadan dengan  Manurung
  •     Simamora Debataraja Marpadan dengan  Lumbangaol

Mengapa Orang batak dilarang Marpadan?

Orang tua jaman dulu tahu betul..bahwa tidak tahu kita yang akan terjadi tentang hari esok. Sekarang katakan Yes, Besok sudah No. Apalagi anak jaman sekarang yang ngomong asal-asalan tanpa pikir dulu. Da alasanya lagi adalah, Karena padan batak ini, kekuatanya tidak terkalahkan Hukum sekalipun. Sehingga Ada Umpama batak mengatakan:

"Togu urat ni bulu toguan urat ni padang, togu ni dok ni uhum toguan nidok ni padan". Peraturan hukum kukuh, tetapi isi perjanjian (Padan) lebih kukuh lagi.

Jikalau mereka melanggarnya, maka akan kena akan Umpama ini juga:

"Dengke ni Sabulan tu tonggina tu tabona Manang ise si ose padan tu ripurna tumagona"

Bahkan dengan segala keyakinan pun jangan sampai terucap padan.

Cerita:

Dahulu di daerah tapanuli utara, Sepasang kekasih menjalin hubungan yang bergitu indah Merapa saling mencintai dan saling menyayangi.Kedua belah pihak takut akan kehilangan pasangan masing-masing.

Karenanya, Mereka pun sepakat untuk "Marpadan" agar suatu saat tidak ada diantara mereka yang pergi ke lain hati.

Namun ahirnya... entah apa sebabnya, si cewek pun menikah sama laki-laki yang lai, Yang artinya sudah melanggar Padan. Tanpa menunggu lama diapun Tertembak mati.

Nah.. si cowok juga, meski bukan dia yang mengingkar janji.. ahirnya menikah juga. Dan akibatnya diapun tertembak mati juga. Jadi artinya hukum padan ini adalah KARMA yang sangat menakutkan.

Ini adalah cerita ibu saya yang katanya kenal sama orang tersebut.

Jadi apapun yang terjadi orang batak itu sangat dilarang keras Marpadan.

Dikutip dari Sigotom.com
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah