Air PDAM Mati, Warga Huta Toruan Terancam Langka Air Bersih

Posted 10-04-2019 14:33  » Team Tobatabo
Foto Caption: Air Bersih Langka di Huta Hatoruan

Selama dua minggu lebih air PDAM Mual Natio Kabupaten Tapanuli Utara tidak mengalir ke rumah rumah pelanggan di Kelurahan Hutatoruan VII, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut.

Kenyataan tersebut diungkap oleh BS pelanggan PDAM Mual Natio di Kelurahan Hutatoruan VII, Selasa (9/4/2019) kepada Newscorner.id.

Dikatakan sekitar 100 kepala keluarga lebih warga pelanggan yang ada di beberapa gang seperti, Gg Teratai,Gg Mawar,Gg Ambar dan Gg Anggrek tidak lagi menikmati air PDAM Mual Natio tanpa tahu sebab musabab.

BS juga mengatakan kejadian ini sudah pernah diinformasikan ke petugas PDAM. Bahkan sudah membuat pengaduan langsung ke kantor PDAM Mual natio.
Akan tetapi informasi maupun pengaduan tersebut tidak ada respon.

“Kalaupun ada laporan warga ke petugas, jawabnya selalu akan diperhatikan kenyataan tidak ada perhatian” ujar BS

Kendati demikian lanjut BS, Bupati Tapanuli Utara Drs.Nikson Nababan langsung respon ketika ada warga memberi informasi. Dengan penjelasan ada perbaikan di sumber air tepatnya di Aek simarsasar Kecamatan Sipoholon, bahkan memberi foto foto perbaikan.

Karena ada laporan warga ke Bupati, petugas PDAM merasa tidak senang.

“Kok langsung lapor bupati kata petugas PDAM kepada warga”, sebut BS.

Ditambahnya yang penting bagi warga sebagai pelanggan PDAM, adanya jaminan air bersih yang dapat dikonsumsi atau keperluan lain yang bisa dipakai warga.

Kalau ini berlama-lama bisa warga akan dehidrasi (kekurangan asupan air di dalam tubuh). apa PDAM tanggung jawab?” Sebut BS. (Maju Simanungkalit)

Dikutip dari Newscorner.id
MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI