Bupati Deliserdang Beri Penghargaan di Hari Lingkungan Hidup

Posted 13-08-2014 10:46  » Team Tobatabo

LUBUK PAKAM - Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan memberikan penghargaan kepada para pemerhati lingkungan di Kabupaten Deli Serdang pada acara peringatan hari lingkungan hidup tingkat Kabupaten Deli Serdang, Selasa (12/8/2014) di Gedung Balairung di Lubukpakam.

Adapun para penerima penghargaan salah satunya kepada Rusli penerima penghargaan Kalpataru kategori penyelamat lingkungan hidup tahun 2014 yang diserahkan oleh Wakil Presiden (Wapres) Prof DR H Budiono di Istana Wapres, atas keberhasilannya menanam mangrove seluas 200 Hektar.

Selanjutnya penghargaan diberikan kepada perusahaan yang dalam pengelolaan kebersihan dan penghijauan di lingkungan Industri, penghargaan kepada Prusahaan peserta program peringkat kinerja prusahaan (Proper) katagori Biru serta 72 sekolah SD, SMP, SMA/SMK Adiwiyata Deli Serdang 2014. Selain itu juga diserahkan piala kepada pemenang lomba pengetahuan lingkungan hidup tingkat SD dan SMP, perlombaan melukis tingkat SD, Lomba Puisi tingkat SMP, Lomba Pidato dan Cipta Lagu/Menyanyi tentang lingkungan dan pemenang tingkat SD, SMP, SMA lomba kreasi daur ulang/3R.

Bupati H Ashari Tambunan dalam kesempatan itu mengatakan peringatan hari lingkungan hidup harus kita jadikan momentum pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup secara lebih konsisten dan komitmen yang lebih tinggi. Sumber daya alam yang kita miliki perlu dikelola untuk masyarakat dengan tidak hanya mempertimbangkan generasi masa kini melainkan mempertimbangkan generasi yang akan dating.

“Jadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan yang perlu diantisipasi adalah perubahan iklim, perubahan iklim ini terjadi akibat dari pemanasan global dan kerusakan lingkungan diakibatkan oleh ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Hal itu ditandai dengan meningkatnya prekuensi hujan dengan intensitasnya yang sangat tinggi, ketidak pastian musim hujan maupun kemarau, selain itu munculnya berbagai bencana seperti kekeringan, badai, banjir dan longsor yang sering terjadi didaerah persisir dan pulau pulau kecil.”ujar Ashari.

Sumber Tribun Medan

MUNGKIN INGIN ANDA BACA LAGI