Cari

Humbahas Bangun Jaringan Irigasi Pertanian

Posted 21-01-2015 13:52  » Team Tobatabo

FOTO: (Analisa/Parasian Hasibuan) PELETAKAN BATU PERTAMA: Bupati Humbahas Maddin Sihombing melakukan peletakan batu pertama pencanangan swasembada beras di Desa Simamora Kecamatan Baktiraja,Kabupaten Humbahas, Senin (19/1).

Dolok Sanggul, (Analisa). Pemerintah Kabupaten Hum­bahas menambah bangunan jaringan irigasi pertanian sepan­jang 6.5 Km tahun ini guna mendukung program pemerintah pusat pada swasembada beras. Gerak­an pencanangan ditandai dengan pele­takan batu pertama pembangunan irigasi yang dila­kukan di desa Sima­mora Ke­camatan Baktiraja, Senin (19/1).

Bupati Humbahas Maddin Sihom­bing mengatakan, mes­kipun Humba­has sudah surplus beras sejak 2009, namun akan tetap meningkatkan pro­duksi pertanian beras untuk men­dukung program nasional.

“Pencanangan perbaikan irigasi pada tahun ini sepanjang 6.5 Km untuk 10 Kecamatan dan diharapkan irigasi tadi dapat mengairi hamparan lahan perta­nian seluas 6500 hektare,” terangnya.

Maddin juga menjelaskan, khusus untuk Kecamatan Bak­tiraja akan dibangun sepanjang 500 meter yang sumber dananya dari APBN. “Di sam­ping itu, untuk mendukung program swasembada beras tadi Pemkab Humbahas akan melakukan perbaikan pada sejumlah irigasi yang ada. Kita berharap petani dan kelompok tani dapat me­ngawasi semua pemba­ngunan irigasi itu nantinya, agar dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Maddin juga menambahkan, petu­gas perkumpulan petani pemakai air (P3A), hendaknya dapat memakai dan merawat irigasi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani.

“Setiap tahun produksi padi terus tumbuh sekitar 5 persen. Bahkan benih unggul Ciherang pernah dipakai di desa si­mangulape Baktiraja dan hasil­nya bisa mendongkras produksi pertanian per hektare bahkan hingga 2 kali panen per tahun,” tambahnya.

Kadis Pertanian Humbahas Happy Silitonga mengatakan, kegiatan tadi merupakan ke­giatan yang dilakukan serentak secara Nasional guna men­dukung program pusat pada swasem­bada pangan.

“Kegiatan ini dilakukan karena ada­nya pesan singkat melalui selluler dari kementrian pertanian yang mem­bi­dangi ketahanan pangan yang dila­ku­kan serentak secara Nasional dima­sing-masing Kabupaten untuk men­sukseskan program swasembada beras, jagung dan kedelai,” katanya.

Tokoh masyarakat setempat, Op Maruli Manalu mengatakan, kehadiran irigasi di desa itu sudah lama dinan­tikan, pasal­nya, beberapa lokasi lahan pertanian diwilayah itu kerap keke­ring­an air akibat ketiadaan irigasi.

“Ini sudah lama ditunggu, mudah-mudahan dengan pem­buatan irigasi ini nantinya masyarakat petani disini bisa menikmati panen dua kali setahun seperti pada desa lainnya di Kecamatan Baktiraja,” kata­nya. (ph)

Sumber Analisa

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah