Cari

Pemkab dan Kodim 0203/Langkat Tandatangani MoU Dukung Swasembada Pangan

Posted 29-01-2015 03:17  » Team Tobatabo

Untuk mendukung swasembada pangan, Bupati Langkat  dan Kodim 0203 Lkt menandatangani nota kesepahaman (MoU), mendukung gerakan perbaikan irigasi serentak.

“Pemkab Langkat menetapkan kebijakan ketahanan pangan daerah setiap tahunnya, sebagai acuan instansi terkait dan pemangku kepentingan melaksanakan tupoksi masing-masing,” sebut Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, usai penandatanganan  MoU Gerakan Perbaikan irigasi di Desa Namo Ukur Utara  Sei Bingei, Selasa (27/1).

Pangan tidak hanya sebagai kebutuhan mendasar dan utama, melainkan pondasi untuk pembangunan sektor lainnya, karenanya sebut Ngogesa, pemenuhannya menjadi bagian hak azasi setiap individu sehingga merupakan kewajiban moril maupun hukum yang harus terpenuhi.

“Ini menjadi momen penting, sebagai tindak lanjut MoU disepakati Gubsu dan Pangdam I/ BB mewujudkan ketahanan pangan khususnya swasembada di Sumut. Apalagi secara nasional gerakan perbaikan irigasi secara nasional telah dicanangkan,” sebut Bupati.

Bupati berharap kerjasama erat dan harmonis antara Pemkab dan TNI selama ini akan terus berkelanjutan dan tidak terfokus hanya kepada beras tetapi bahan pangan strategis lainnya sebagai usaha pokok masyarakat.

Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Agusman Heri  mengatakan, seiring  program pemerintah tersebut pihaknya  melatih para Babinsa mempunyai pengetahuan tentang pertanian sehingga dapat bersinergi dengan petugas penyuluh lapangan.

Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Sumut M Roem, menyebut Kabupaten Langkat merupakan penyandang pangan favorit di Sumut. Selain itu diharapkan, petani mampu memaksimalkan lahan dengan menyisipkan tanaman pendukung seperti sayuran diantara lahan pertanian dimiliki.  

Turut hadir   Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro SIK MH,  Ketua DPRD Langkat Terbit Rencana Peranginangin, Sekdakab Langkat dr H Indra Salahuddin, Kepala Inspektorat H Amril Nasution, Kepala Badan Koordinasi Penyuluh Sumut Bonar Sirait, sejumlah SKPD dan camat, kelompok tani serta tokoh masyarakat. 

 

Sumber

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah