Cari

Zombie Berpawai dalam Oktoberfest di Unimed

Posted 01-11-2015 11:01  » Team Tobatabo

MEDAN - Puluhan muda-mudi, masing-masing berdandan layaknya zombie, berjalan berpawai mengelilingi kampus Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam kegiatan budaya Oktoberfest Festival, Jumat (30/10/2015).

Penampilan mereka mengundang perhatian banyak orang, terutama mahasiswa Unimed yang berada di halaman kampus. Mereka berebut mengabadikan momen tersebut dengan foto maupun video. Pawai yang khas dengan perayaan Halloween itu pun menjadi salah satu kegiatan yang paling menarik dalam Oktoberfest kali ini.

loading...

Cindy, seorang peserta pawai, mengaku membutuhkan waktu lima jam untuk berdandan ala hantu perawat.

"Dari pagi ini dandanannya. Ngecat-ngecatnya paling lama," ujarnya.

Dalam pawai tersebut, selain berdandan ala zombie, sebagian peserta lainnya juga berpakaian adat tradisional Jerman. Yang laki-laki mengenakan lederhosen, sedangkan yang perempuan memakai drindle.

Sepanjang jalan pawai, marching band konvoi kendaraan antik khas Jerman turut mengiringi.

Dosen Bahasa Jerman Unimed, Abeng Harahap, yang juga turut serta berpawai, mengatakan, Oktobefest konon adalah pesta pernikahan putri dari Raja Ludwig dengan rakyatnya. Seiring zaman, Oktoberfest bertransformasi menjadi pesta rakyat Jerman yang berkembang berupa pesta kostum. Sedangkan adanya dandanan ala zombie dipengaruhi budaya Amerika yang masuk ke Jerman.

"Itulah kenapa peserta pawai ada yang menggunakan pakaian tradisional Jerman, ada yang pakai pakaian ala halloween," katanya.

Dalam Oktoberfest kali ini, juga ditampilkan berbagai pertunjukan dan kegiatan berbau Jerman. Di antaranya teater dan tari-tarian yang mengisahkan kebudayaan yang ada di Jerman, kuliner-kuliner khas Jerman, hingga lomba kemampuan berbicara, berdebat, dan menyusun kata dalam bahasa Jerman. Juga ada muda-muda yang tampil layaknya ratu dan raja Jerman.

Ketua Prodi Bahasa Jerman Unimed, Hafniati Lubis, mengatakan, peserta Oktoberfest ke-7 ini diikuti oleh pelajar dari 12 sekolah. Tidak hanya dari Kota Medan, tetapi juga ada dari beberapa daerah lainnya. Dikatakannya, pergelaran Oktoberfest ini dilakukan untuk menarik minat pelajar agar tertarik melanjutkan pendidikannya ke jurusan Bahasa Jerman Unimed selepas tamat SMA.

"Ada dari Deliserdang, dari Binjai. Dan tahun ini pesertanya lebih banyak dibandingkan tahun lalu," ujarnya.

Sumber Tribun Medan

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah