Cari

Pakai Peci dan Sarung, Jokowi Groundbreaking Ponpes di Mandailing Natal

Posted 27-03-2017 13:21  » Team Tobatabo
Foto Caption: Dok. Kementerian PUPR

Mandailing Natal - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking pembangunan Rumah Susun Santri Putri Pondok Pesantren Mustofhawiyah Purba Baru, Lembah Sorik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (25/3/2017).

Pada kesempatan tersebut Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Direktur Rumah Khusus Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Robert Marbun yang menjabat sebagai Plh Direktur Rumah Susun, Kepala Balai Wilayah Sungai II Sumatera Baru Panjaitan dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional II Paul Ames Halomoan.

Jokowi kunjungan ke ponpes di mandailing natal

Dok. Kementerian PUPR

"Ponpes tertua Musthofawiyah dengan jumlah santri 11.500 orang, butuh sebuah tempat tinggal yang baik yang layak. Sebab itu hari ini saya perintahkan Menteri PUPR selain bangunkan 1 asrama putri, juga 1 asrama putra. Insya Allah selesai 6 bulan. Mundur sedikit tidak apa apa, nanti kalau sudah selesai kalau saya ada waktu saya akan hadir disini," kata Jokowi dalam keterangan tertulis.

Rumah susun yang diperuntukan bagi santri putri tersebut nantinya akan memiliki luas bangunan 1.485 meter persegi dengan 3 lantai yang memiliki 12 unit tipe barak besar (6 unit) dan kecil (6 unit) serta dapat menampung 216 santri. 

Jokowi mengamati proyek pembangunan ponpesDok. Kementerian PUPR

"Saya dapat perintah untuk membangun rusun bagi santri putra. Dananya berasal dari APBN sebesar Rp 8,8 miliar sama dengan rusun santri putri yang sedang dibangun. Tipe dan ukurannya pun sama," tutur Basuki.

Pada setiap lantainya akan dilengkapi dengan 10 unit kamar mandi, 10 unit wc serta 2 unit tempat wudhu, selain itu juga akan dilengkapi tempat tidur tingkat dan lemari pakaian. Pembangunannya dilaksanakan oleh kontraktor lokal yaitu PT Razasa Karya.

pelajar ponpes pesantren di madinaDok. Kementerian PUPR

"Keterlibatan kontraktor lokal sangat penting dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan prasarana dan sarana bidang PUPR, sekaligus sebagai peningkatan kapasitas bagi kontraktor lokal tersebut," tutur Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja.

Ponpes Mustofhawiyah merupakan salah satu pesantren tertua di pulau Sumatera dengan usia sekitar 1 abad dan telah banyak mencetak ulama di Indonesia.

Pesantren yang lebih dikenal dengan pesantren Purba Baru didirikan di Desa Tanobato, Kabupaten Mandailing Natal. Karena Tanobato dilanda banjir bandang pada tahun 1915, maka Pondok Pesantren Mustofhawiyah dipindahkan oleh pendirinya ke Desa Purba Baru hingga saat ini.

murid pesantren di madinaDok. Kementerian PUPR

Dikutip dari Detik Finance
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah