Cari

Pemkab Deliserdang Hentikan Vaksinasi Rubella Sesuai Petunjuk Bupati

Posted 07-08-2018 10:53  » Team Tobatabo
Foto Caption: Pemerintah Kabupaten Deliserdang mencanangkan Kampanye Imunisasi MR (Measles Rubella), Rabu (1/8/2018) di Halaman SD Negeri Jalan Kartini Kecamatan Lubukpakam.

Lubukpakam - Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang akhirnya ikut menghentikan sementara pemberian atau penyuntikan imunisasi Campak dan Rubella terhadap anak-anak sekolah. Hal ini pun dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista.

"Ya mulai hari ini kita berhentikan sementara dulu penyuntikan imunisasi Campak dan Rubella nya. Kebijakan itu sesuai arahan dari bapak Bupati kemarin sore," ujar dr Ade Budi Krista Selasa, (7/8/2018).

loading...

Terkait hal itu, dr Ade menambahkan kalau pihaknya langsung mengeluarkan surat pemberitahuan kepada para Kepala Puskesmas dengan nomor 4365/440/VIII/DS/2018 tertanggal 6 Agustus 2018. Disebut surat pemberitahuan tersebut juga ditembuskan kepada MUI dan DPRD Deliserdang.

"Diambil kebijakan ini untuk mencermati perkembangan situasi saat ini yaitu menunggu adanya proses untuk label sertifikat halal terhadap vaksin tersebut. Sebenarnya banyak juga orang yang malah menginginkan untuk sekolahnya didatangi,"kata dr Ade.

Pelaksanaan imunisasi Campak dan Rubella ini sendiri dilakukan sejak 1 Agustus 2018. Ditargetkan ada 606.000 anak di Deliserdang yang akan mendapatkan imunisasi tersebut mulai dari usia 9 bulan hingga 15 tahun.

Sebelumnya dr Ade menyebut kalau program ini merupakan program nasional yang sudah selesai dilakukan di pulau Jawa. Dijelaskan vaksin Campak dan Rubella yang penyuntikannya sekaligus (sekali) ini di dunia hanya ada dibuat di RRC dan India. Khusus untuk yang dipakai di Indonesia merupakan vaksin yang diproduksi India.

"Produk vaksin yang dari India ini juga lah yang dipakai di Arab Saudi dan Bahrain. Sebenarnya untuk Agustus target kita khusus untuk anak-anak yang sekolah sementara untuk yang belum akan kita berikan September," kata dr Ade.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah