Cari

Piala Sudirman Terinspirasi dari Orang Siantar, Tergila-gila dengan Bulutangkis sejak Kanak-kanak

Posted 17-06-2019 18:58  » Team Tobatabo
Foto Caption: Dick Sudirman dan Piala Sudirman

Selain kejuaran bulutangkis Thomas dan Uber Cup, Sudirman Cup juga tak kalah bergengsi. Piala Sudirman diperebutkan saban dua tahun dan sudah digelar sebanyak 16 kali.

Piala Sudirman pertama kali diselenggarakan di Jakarta, Indonesia, pada tahun 1989. Pada edisi perdana tersebut, Indonesia berhasil meraih gelar juaranya. Setelahnya, Sudirman Cup didominasi oleh China (Tiongkok).

loading...

Tetapi tahukah anda sosok di balik Sudirman Cup?

Tak sedikit orang yang mengira nama pahlawan Indonesia, Jenderal Soedirman, merupakan sosok di balik nama Piala Sudirman.

Namun ternyata terinspirasi dari sosok pria yang berasal dari Pematang Siantar, Sumatera Utara, Drs Sudirman atau akrab disapa Dick Sudirman.

Ia juga tokoh yang berjasa mendirikan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara pada 19 April 1922 ini memang sudah tergila-gila pada bulu tangkis sejak usia kanak-kanak.

Tak hanya itu, dia juga dikelilingi oleh keluarga yang juga mencintai olahraga bulu tangkis.

Ia mendirikan PBSI sekaligus pernah menjabat sebagai ketua PBSI pada tahun 1952-1963 dan 1967-1981.

Dick Sudirman wafat di Jakarta, 10 Juni 1986 di usia 64 tahun.

Wafatnya Dick Sudirman menggugah hati Suharso, sosok yang kemudian berperan besar di dunia bulu tangkis tanah air.

Ia mengupayakan agar nama Sudirman digunakan untuk menamai kejuaraan beregu campuran.

Jalan panjang dan perjuangan sulit ditempuh, usahanya berhasil diwujudkan pada 1988.

loading...

Dan sejak 1989, Piala Sudirman resmi menjadi kejuaraan beregu campuran yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali.

BWF sebagai penyelenggara menggelar kejuaraan Piala Sudirman dua tahun sekali, serupa dengan Thomas dan Uber Cup.

Hingga saat ini, China masih memegang rekor peraih trofi Piala Sudirman terbanyak sepanjang penyelenggaraan 1989 dengan sepuluh kali juara.

Tak hanya itu, satu hal yang khas dalam pertandingan dua tahunan ini adalah trofinya.

piala sudirman

Foto Desain Piala Sudirman (BWF)

Lalu apa makna dibalik setiap ornamen trofinya yang begitu khas tersebut?

Melansir web Djarumbadminton.com, Piala Sudirman yang berbentuk sangat unik dengan corak khas Indonesia tersebut dirancang oleh Rusnadi dari Fakultas Seni Rupa ITB dan terdiri dari lima bagian.

Memiliki tinggi 80 cm, di bagian puncak piala tersebut terdapat ukiran replika Candi Borobudur yang terbuat dari perak dan dibalut oleh emas 22 karat.

Lalu, badan piala berbentuk shuttlecock (bola bulutangkis) yang juga berlapiskan emas 22 karat dengan berat 600 gram.

alan budi kusuma

Foto Alan Budi Kusuma (Tribun Medan/Nikson Sihombing)

Sementara pegangan piala berbentuk benang sari.

Bagian keempat berbentuk daun sirih yang merupakan ornamen ucapan selamat datang.

Kemudian bagian kelima berupa alas berbentuk segi delapan atau oktagon yang melambangkan arah mata angin yang terbuat dari kayu jati.

Piala ini dikerjakan perusahaan bernama PT. Masterix Bandung dengan harga 15.000 dolar (sekitar Rp 27 juta) di kala itu.

Dikutip dari Tribun Medan
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah