Cari

Ini Dia Jenis-jenis Pakaian Yang Sering Dikenakan Dalam Adat Batak Karo Beserta Aksesorisnya

Posted 19-09-2013 00:48  » Team Tobatabo

Mungkin banyak dari anda telah mengetahui seperti apa bentuk dan tampilan pakaian adat Batak Karo. Tapi tak jarang kita tidak mengetahui apa-apa saja fungsi dari setiap perlengkapan pakaian adat tersebut.

Berikut ini adalah jenis-jenis pakaian/ uis  adat Batak Karo sekaligus fungsinya dalam melanjalankan Upacara Adat Batak Karo sebagai berikut :

loading...

1. Uis Nipes :

Untuk tudung, “maneh-maneh” (kado untuk perempuan), untuk mengganti pakaian orang tua (pihak perempuan) dan sebagai alas “pinggan pasu” (piring) pada saat memberikan mas kawin dalam upacara adat.

2.  Uis Julu :

Untuk sarung, “maneh-maneh”, untuk mengganti pakaian orang tua (untuk laki-laki) dan selimut.

3. Uis Gatip Gewang :

Untuk menggendong bayi perempuan dan “abit” (sarung) laki-laki

4. Uis Gatip Jonkit :

Untuk “gonje” (sarung) upacara adat bagi laki-laki dan selimut bagi “kalimbubu” (paman).

5. Uis Gatip Cukcak :

Kegunaannya sama dengan gatip gewang, bedanya adalah gatip cukcak ini tidak pakai benang emas.

6. Uis Pementing:

loading...

Untuk ikat pinggang bagi laki-laki

Uis Batak Karo

7. Uis Batu Jala :

Untuk tudung bagi anak gadis pada pesta “guro-guro aron”. Boleh juga dipakai laki-laki, tapi harus 3 lapis, yaitu: uis batu jala, uis rambu-rambu dan uis kelam-kelam.

8. Uis Arinteneng:

Sebagai alas waktu menjalankan mas kawin dan alas piring tempat makan pada waktu “mukul” (acara makan pada saat memasuki pelaminan), untuk memanggil roh, untuk “lanam” (alas menjunjung kayu api waktu memasuki rumah baru), untuk “upah tendi” (upah roh), diberikan sebagai penggendong bayi dan alas bibit padi.

9. Uis Kelam-Kelam:

Untuk tudung orang tua, untuk “morah-morah” (kado untuk laki-laki), dan boleh juga dipakai oleh laki-laki dalam upacara adat, tapi disertai batu jala dan rambu-rambu.

10. Uis Kobar Dibata:

Untuk upacara kepercayaan, seperti “uis jinujung”, “berlangir” dan “ngelandekken galuh”.

11. Uis Beka Buluh:

Untuk “bulang-bulang” diikatkan di kepala laki-laki pada upacara adat.

12. Uis Gara:

Untuk penggendong anak-anak, tudung untuk orang tua dan anak gadis.

13. Uis Jujung Junjungen :

Untuk melapisi bagian atas tudung bagi kaum wanita yang mengenakan tudung dalam upacara adat.

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah