Cari

20 April Penentu Lanjut Tidaknya Interpelasi Gatot

Posted 18-04-2015 14:07  » Team Tobatabo

MEDAN - Anggota-anggota DPRD Sumut, penggagas interpelasi terhadap Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho sudah merampungkan dan merampingkan sejumlah pertanyaan yang mesti dijawab nantinya oleh orang nomor satu di Sumatera Utara.

Pertanyaan-pertanyaan penggagas interpelasi jilid III ini, sudah melewati berbagai rapat dan pertemuan.

Juru bicara pengusung interpelasi jilid III DPRD Sumut, Muhcri Fauzi Hafiz secara khusus kepada www.tribun-medan.com mengungkap petanyaan resmi tersebut. Menurutnya pertanyaan ini sudah disampaikan kepada pimpinan DPRD Sumut, setelah dilakukan Rapat Pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Utara dengan Ketua dan Sekretaris Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara serta Pimpinan alat kelengkapan DPRD Provinsi Sumatera Utara, pada Selasa, 7 April 2015 tentang materi interpelasi anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara terhadap Gubernur Provinsi Sumatera Utara.

Dijadwalkan, DPRD Sumut akan menggelar Paripurna Interpelasi terhadap Gubernur Sumut, Senin (20/4/2015) mendatang. Paripurna yang masih digelar secara internal anggota DPRD Sumut ini akan sangat menentukan berlanjut atau kandastnya interpelasi jilid III ini. Pasalnya, sesuai aturan main interpelasi, persyaratan untuk bisa berlanjut hingga memanggil Gubernur Sumut, maka interpelasi Senin mendatang harus didukung sebanyak 50+1 atau 51 anggota DPRD Sumut.

Diketahui, pasca 12 anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumut mencabut dukungan interpelasi, dari semula 57 yang menandatangani usul interpelasi, saat ini hanya bersisa 45 anggota yang konstinten mengusulkan. Namun, isu yang beredar dari jumlah 45 tersebut beberapa orang tak konsisten lagi.

"Tapi kita lihat sajalah Senin tanggal 20 April nanti. Mudah-mudahan dukungan bertambah, dan interpelasi bisa lanjut," tukas Fauzi kepada www.tribun-medan.com, Kamis (16/4/2015) di Medan.

Fauzi mengaku akan sangat sedih jika interpelasi yang menjadi harapan masyarakat untuk mengetahui utuh permasalahan didalam Pemprov Sumut harus kandas, seperti dua kali wacana interpelasi yang pernah digadang-gadang anggota DPRD Sumut periode sebelumnya.

"Nggak tahu lah mau bilang apa kalau interpelasi ini sampai gagal lagi. Tapi kami sangat optimis anggota DPRD Sumut masih punya nurani pertanggungjawaban untuk masyarakat Sumut. Karena kalau sampai gagal, dikira nanti ada apa-apa. Dan, imbas negatifnya akan terkena sama semua anggota DPRD, bukan hanya yang tak mendukung. Yang mendukung pun akan ikut tercap negatif," ujarnya.

 

Sumber

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah