Cari

Ribak Sude, Setelah Sandiaga Unok Dikerjain Inang-Inang, Giliran Lae Ini Bikin Sial Cagub Agus Yudhoyono

Posted 14-11-2016 14:34  » Team Tobatabo

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendatangi kawasan Tanjung Duren Selatan. Dia pun mampir ke Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat atau yang akrab dikenal dengan Pasar Kopro.

Pantuan Redaksi di Pasar Kopto, Senin (7/11/2016), pedagang dan warga menyambut antusias kedatangan Agus. Namun, ada satu pedagang beras yang ogah bersalaman, bahkan berbicara dengan putra sulung mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Awalnya tim sukses Agus mendekati pedagang beras bernama Dos Roha itu. Mereka meminta Dos Roha agar menyediakan waktu untuk berbincang dengan Agus. Tapi Dos Roha justru langsung meninggalkan Agus.

Bahkan saat Agus ingin mengajak ngobrol, dia menolaknya kemudian menghindar dan bersembunyi di balik para warga yang ingin menyaksikan Agus.

"Enggak-enggak pak," ucap Dos Roha sambil melambaikan tangannya, di Pasar Kopro, Jakarta Barat.

Usai menerima penolakan, Agus pun segera meninggalkan pedagang beras itu. "Kasihan. Terjebak dia," ungkap Agus.

Usai Agus pergi, Dos Roha pun kembali ke depan lapak berasnya. Kemudian Redaksi  bertanya alasan Dos Roha tak mau berbicara dengan Agus.

"Saya begini, kalau begini mau," tutur Dos Roha sambil menunjukkan jari dengan simbol nomor dua.

Dua adalah nomor urut pasangan calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Sementara Agus Yudhoyono yang berpasangan dengan Sylviana Murni bernomor urut satu.

Dos Roha menegaskan, tidak suka kepada Agus dan lebih suka kepada calon petahana. "Ya enggak senang aja (dengan nomor satu). Kalau nomor dua lebih suka saja," pungkas Dos Roha.

Pada kesempatan sebelumnya, Cawagub Sandiaga Uno juga mendapat perlakuan yang hampir sama saat Blusukan ke pasar Ciracas. (Baca Ngeri kalilah itu, Sapaan 'Horas' Sandiaga Uno, Dibalas Inang-Inang Dengan 'Simbol 2 Jari' Ahok)

Sandiaga Uno yang berusaha menyapa para Ibu-Ibu yang bekerja berjualan di pasar, malah memilih tidak menjabat tangan dan mengacungkan dua jari sebagai dukungan buat Cagub Ahok-Djarot. Tanya-tanya ternyata Ibu tersebut adalah Inang-Inang Batak penjual rengge-rengge sayur mayur.  

Hal ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Batak lebih percaya kepada Petanaha akan membawa perubahan di Jakarta kedepannya.

Dikutip dari liputan6

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah