Cari

Sejarah Pembangunan Tugu Makam Raja Silahisabungan

Posted 22-05-2017 23:33  » Team Tobatabo
Foto Caption: Tugu Silahisabungan

Cuaca yang cerah, angin bermbus spoi – sepoi dan air danau toba “ Tao Silalahi “ bagaikan air dalam kuali tidak bergelombang seperti lazimnya bila setiap bulan april Tao Silalahi akan bergelombang angin kencang akan berhenbus dan cuaca tidak menentu.

Itulah kenangan yang tak dapat dilupakan pada hari peletakkan Batu Pertama Tugu Makam Raja Sillahisabungan tanggal 12 April 1969.

loading...

Sehari sebelumnya rombongan dari Kabupaten Dairi, Simalungun, Karo, Langkat, Deli Serdang, Asahan, Labuhan Batu, Tapanuli Utara / Samosir, Kotamadya Medan dan Pematangsiantar telah tiba di silalahi yang diperhitungkan Kira – Kira 8.000 orang.

Semua ingin menyaksikan dan berperan aktif dalam upacara peletakan batu pertama Tugu Makam nenek moyang yang sangat dihormati itu.

Upacara peletakkan batu pertama ini dipandu Panitia dengan acara sebagai berikut :

 

  1. Jam 08.00 WIB upacara ritual di huta Sihaloho oleh raja – raja turpuk sekaligua menyediakan sesajen yang akan dibawa ke simarampas di Maras
  2. Jam 09.00 WIB rombongan berangkat ke maras yang dituntut panitia dengan Rata – rata Turpuk
  3. Jam 10.00 WIB upacara puncak peletakan Batu pertama, dengan didahului doa oleh Raja Daoton Dangkit Sihaloho, Kemudian di ikuti rata – rata Turpuk lainya.Batu besar seberat 200 kg di ikat rotan besar ( sulpi ) sebanyak 8 buah dengan panjang 12 m. rotan yang 8 buah itu dipegang keturunan masing – masing dari anak Raja Silahisabungan, kemudian menarik batu yang diikat kedalam sebuah lobang yang telah disediakan, persis dekat batu pertama Sagu – Sagu Marlangan.
  4. jam 11.00 WIB upacara Manglahan lombu sitiotio dihalaman Gereja HKBP Silalahi, didahuli gondang si – 33 dari Silalahi kemudian dilanjutkan gondang Toba yang didatangkan dari parbaba pulau Semosir.
  5. jam 13.00 WIN makan bersama sambil membagi pagori
  6. Jam 14.00 WIB sampai sore dilanjutkan taria menurut permintaan rombongan masing – masing daerah. Sungguh luar biasa animo warga Sillahisabungan mengikuti upacara ini terlihat dari kapal – kapal yang hilir mudik dari Tongging – Silalahi mengangkut rombongan yang datang dari Balige Tambunan, Parbaba Samosir dan rombongan dari Tolpik – Parapat. Walaupun begitu besarnya rombongan yang datang, pesta peletakkan batu pertama Tugu Makam Raja Sillahisabungan berjalan aman, tertib dan tak kurang suatu apa.

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah