Cari

Pakkat (Rotan) Merupakan Makanan Tradisional Suku Batak Mandailing

Posted 30-05-2017 20:35  » Team Tobatabo
Foto Caption: Rotan (Pakkat)

PAKKAT (Rotan) adalah makanan hampir setiap bulan ramadhan menjadi incaran masyarakat Kota Medan.

Makanan khas yang di populerkan masyarakat mandailing di Kota Medan ini sangat special karena orang yang memakannya biasnya akan ketagihan

.Deretan penjaja rotan pakkat ini selalu terlihat di pinggir Jalan Letda Sujono. Pakkat biasanya dipotong sepanjang 60 cm.

Anda boleh membelinya dalam keadaan mentah atau meminta mereka membakarnya. Dan hanya berjualan pada saat bulan ramadhan saja.

Pakkat adalah makanan yang diambil dari pucuk rotan tertentu dan kemudian diolah menjadi makanan yang unik.

Rotan dibakar lebih dulu, lalu bagian yang lembut di dalamnya dikeluarkan dan seterusnya, umbi lembut tersebut dipotong-potong.

Kalau tidak mau di bakar bagian yang lembut tersebut sesudah di potong – potong dapat juga direbus seterusnya disajikan dengan sambal khusus yang bahan utamanya adalah kecap encer khas Tapsel.

Atau bisa juga di olah dengan gulai santan seperti memasak rebung ( pucuk bamboo muda)

Harga pakkat relatif murah. Hanya berkisar Rp1.500 per batang atau Rp 5.000 per ikat (3-4 batang). Konon, pakkat memiliki khasiat untuk menambah nafsu makan.

Rasanya agak pahit, namun terasa manis jika sudah masuk ke kerongkongan. Ingin punya pengalaman melalap rotan? Bulan Ramadhan inilah saatnya.

 

 

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah