Cari
 Opini
 Diposting 18-01-2018 14:43

Djarot-Sihar Pilihanku Untuk Sumut Yang Lebih Bersih

Foto Caption: Salam Kompak Sihar Sitorus bersama Djarot Saifullah

Pilihlah Pemimpin yang berani hadir di tengah masyarakat, jangan pilih pemimpin yang bergaul dengan kelompok-kelompok radikal yang akan mengantikan dasar negara PANCASILA dengan yang lain, karena PANCASILA itu sudah final. “Pemimpin yang rela menjual diri dengan kelompok RADIKAL adalah pemimpin sampah,” (kutipan).

Pilkada Sumut kali ini bukanlah untuk mencari pemimpin umat (Gereja, Mesjid, dll) tetapi adalah mencari pemimpin daerah yang mampu mengadministrasi daerah Sumatera Utara. Dan pemimpin  yang memiliki kompetensi dan kredibilitas serta mampu menjalankan amanahnya dengan sebaik-baiknya.

Jadi kalau diantara paslon ada yang kebetulan seiman, sesuku, semarga, se daerah, dll bukan itu pertimbanganya tetapi semata ini hanya anugerah saja, yang penting pilihan itu harus berdasarkan hasil nyata yang sudah pernah dikerjakannya. Selain itu intergitas dan kejujuran juga point penting dalam memilih seorang pemimpin daerah. Pemimpin daerah yang anti korupsi, karena uang itu harusnya bisa digunakan untuk membangun daerah.

Jadikanlah agama, suku, marga, kedaerahan, dll sebagai alat untuk menjaga ke-bhinnekaan.
Ketua Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat (Forkum) Gus Sholeh MZ  pernah berkata, bahwa Agama sering kali tidak dijalankan dengan pendekatan promotif. Ini yang akhirnya membuat gejolak, apalagi dengan yang berbeda agama. Jangan juga jadikan agama sebagai barang murah untuk mengejar target politik, sekarang ini sudah dicampuradukkan dengan Pilkada dan malah sudah over dosis,” ungkap Gus Sholeh.

Oleh karena itu pilihlah calon pemimpin yang sudah terbukti kinerja, kredibilitas, integritas, serta nasionalismenya dan beliau adalah DJAROT SAIFUL HIDAYAT. Beliau sudah teruji dan terbukti sewaktu menjadi anggota legislatif, Walikota Blitar 2 periode, bahkan saat mendampingi Basuki Tjahaja Purnama di DKI Jakarta hingga menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok.

Memilih #DJAROT_SIHAR berarti mendukung Presiden Joko Widodo dalam membangun dan memperbaiki bangsa dan negara, serta memilih Djarot-Sihar berarti mendukung Pakde Jokowi untuk terpilih kembali menjadi Presiden RI 2 periode pada Pilpres 2019 mendatang.

#DJAROT_SIHAR_PILIHANKU
#JOKOWI_PRESIDENKU

Jagapayung - Pakkat

Oleh: Bonni T Manullang

Dikutip dari Blogspot
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah