Cari

3 Tahun Diabaikan Pemerintah Tobasa Jalan Penghubung Desa Simatibung dengan Sibuea Laguboti Bak Kubangan Kerbau

Posted 21-11-2018 10:55  » Team Tobatabo
Foto Caption: Jalan Penghubung Desa Simatibung dengan Sibuea Laguboti

TOBASA - Warga Desa Simatibung dan Desa Sibuea, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara mengeluh akibat rusaknya jalan penghubung antara kedua desa ini.

Raisha Sibuea mengatakan, panjang jalan penghubung yang rusak sekitar 1 Km, mulai depan Poskesdes Desa Simatibung hingga Parluasan Lorong 1 Desa Sibuea (samping Puskesmas Laguboti).

loading...

"Sudah sekitar tiga tahun, jalan penghubung kedua desa ini rusak. Penyebab utamanya tidak ada drainase di kedua sisi badan jalan, akibatnya badan jalan tergenang air saat hujan lebat mengguyur, sehingga jalan pun cepat rusak," kata Raisha, di Laguboti, Jumat (16/11).

Warga mengharapkan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) melalui instansi terkait segera memperbaikinya. 

Namun kata Raisha, sebelum badan jalan dibangun, drainase di kedua sisi hendaknya dibagun terlebih dahulu. "Maunya drainase yang dibangun duluan baru badan jalannya," ujarnya.

Mangasi Sirait juga menyampaikan harapan serupa. Kondisi jalan saat ini sudah rusak dan becek. Badan jalan sudah banyak yang berlubang ibarat kubangan kerbau.

Karena itu dia berharap, jalan penghubung kedua desa dapat segera diperbaiki. "Masa jalan penghubung kedua desa sudah dekat dengan kota Laguboti tapi bisa luput dari perhatian instansi terkait. Jalan rusak di desa yang jauh bisa mendapat perhatian tapi jalan rusak di dekat kota tidak diperhatikan," katanya.

 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah