Cari

Ikatan Pemuda Karya Medan Deklarasi Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

Posted 01-04-2019 21:18  » Team Tobatabo
Foto Caption: Ketua DPP IPK Medan Thomas Purba secara simbolis menyerahkan pernyataan dukungan kepada Fungsionaris TKD Jokowi - Ma'ruf Amin, Akbar Bukhari di acara deklarasi dukungan IPK, Minggu (31/3/2019). Terlihat hadir pada penyerahan deklarasi tersebut, menantu Jokowi, Bobby Nasution

MEDAN - Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Ikatan Pemuda Karya (IPK) melakukan deklarasi dukungan kepada Calon Presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

Seperti dilansir Tribun Medan, pernyataan dukungan tersebut disampaikan ribuan kader IPK di Pardede Convention Hall, Minggu (31/3/2019).

Ketua DPD IPK Kota Medan Thomas Purba kepada awak media menyatakan, pemberian dukungan terhadap Jokowi bukan hal baru.

"Sejak 2014 kami lah satu-satunya organisasi pemuda yang menyatakan dukungan kepada pasangan Jokowi - JK," katanya.

Thomas mengatakan sebelum resmi menyatakan dukungan terhadap pasangan petahana tersebut, seluruh kader IPK telah melakukan kerja-kerja politik di akar rumput.

"Dengan adanya deklarasi ini kami berkeyakinan eskalasi dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf semakin membaik di Sumut," ungkapnya.

Thomas menjelaskan, seluruh unsur organisasi bersama-sama bahu membahu mewujudkan kemenangan Jokowi sebanyak 70 persen di Sumatera Utara.

Bukan tanpa alasan, lanjut Thomas, pihaknya memberikan dukungan terhadap Jokowi - Ma'ruf.

"Beliau (Jokowi) sudah membuktikan kinerjanya, seperti di bidang infrastruktur di Sumatera Utara seperti jalan tol. Ini bisa meningkatkan perekonomian," ucapnya.

Hadir pada acara tersebut Perwakilan Tim Kampanye Daerah Jokowi - Ma'ruf Amin, Akbar Bukhari, menantu Capres Jokowi, Bobby Nasution dan Politisi Senior PDIP, Yasonna Laoly.

Dalam sambutannya, Politisi Senior PDIP Yasonna Laoly menyatakan apresiasinya terhadap dukungan IPK untuk Jokowi - Ma'ruf.

Ia mengajak segenap unsur pemenangan Jokowi - Ma'ruf membangun persatuan, dan kesatuan Indonesia.

"Mari kita jaga bangsa ini, tetap pertahankan persatuan dan kesatuan, menolak isu SARA dan hoaks," ujarnya.

Dikutip dari Tribun Medan