Cari

Supir Ngantuk, Tao Toba Indah Tabrak Truk, Gunawando Butarbutar Tewas 6 Luka-Luka

Posted 12-11-2019 16:44  » Team Tobatabo

SIANTAR - Kecelakaan lalulintas, mobil penumpang TaoToba Indah (TTI) BK 1457 KP Senin (11/11/2019) dini hari di Jalan Medan Km 2,5 depan SPBU Kelurahan Nagapitu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar merenggut nyawa.

Akibat kecelakaan, Gunawando H Butar Butar (31) supir mobil angkutan penumpang tersebut tewas ditempat sedangkan enam penumpangnya mengalami luka-luka.

loading...

Informasi dihimpun, kecelakaan itu berawal saat mobil bermuatan delapan orang penumpang yang dikemudikan Gunawando melaju dari dari Kota Medan menuju arah Dolok Sanggul dengan kecepatan tinggi.

Setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Gunawando yang diduga mengantuk mengambil jalur terlampau kekanan dan kemudian menabrak bagian samping sebelah kanan truk fuso Nopol BB 8210 BC bermuatan batu dikemudikan Tohap Marlundu Nababan (30) Desa Nagasaribu I Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbahas. Kecelakaan pun tak terhindarkan.

Lakalantas tabrak truk

Enam orang penumpang mobil angkutan yakni Dodi Irawan Nasution (32) warga Stabat DUsun Pasar Batu Stabat Lama, Kecamatan Walpu, Kabupaten Langkat, Ronald Tigor Siregar (41) warga Jalan Ksatria Simpang Asrama kodim, Kelurahan Ksatria Kota Tebing Tinggi.

Lalu Abdul Rohim (34) warga Pasar Dolok Sanggul, Kecamatan Dolok Sanggul Kabupaten Humbahas bersama isterinya Dipon Abian Nandarna dan anaknya Gibran (12) serta Azzarudin Panjaitan (20) warga Sungai Berombang, Kecamatan Sungai Hilir, Kabupaten Labuhan Batu mengalami luka-luka. Sedangkan Gunawandotewas bersimbahkan darah di atas jalan beraspal.

Kanit Laka Sat Lantas Polres Siantar Aipda Marojahan Nainggolan bersama dua personil piket datang ke TKP lalu mengevakuasi jenajah Gunawando visum keruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih, Kota Siantar.

“Barang bukti kedua kendaraan itu sudah diamankan dan kejadian tabrakan sedang ditangani untuk diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,”ujar Kasat Lantas AKP Septian Dwi Rianto, SH, SIK melalui Kanit Laka Aipda Marojahan Nainggolan.

Sementara itu Tohap Marlundu Nababan mengatakan, sebelum tabrakan ia sudah melihat mobil TTI yang melaju dari arah berlawanan terlalu ke kanan dengan kecepatan tinggi. Ia pun mengurangi laju truknya, bahkan mengambil jalur ke kiri akan tetapi tetap saja bus CV TTI itu melaju ke kanan dan menabrak bagian samping belakang truk nya.

“Aku baru bermuatan dari 9 ton batu dari PT Daung di Kota Tarutung dan mau mengantarkan ke Tanjung Morawa. Aku sudah mengerem bahkan mengambil jalur kiri tapi bus CV TTI itu melaju kekanan dengan kencang dam menabrak bagian samping kanan truk ku ini, Pak,”ujar Tohap.

Abdul Rohim mengalami luka berat bersama isterinya Dipon Abian Nandarna dan anaknya Gibran Simatupang dirujuk ke RS Royal Prima Kota Medan.

Dikutip dari Newscorner.id
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah