Cari

Samosir dan Banyuwangi Makin Perkuat Kolaborasi Pariwisata

Posted 07-09-2018 12:11  » Team Tobatabo
Foto Caption: Rapidin Simbolon bersama pemkot Bayuwangi

Banyuwangi - Banyuwangi semakin memperkuat kolaborasi pengembangan pariwisatanya dengan daerah-daerah di kawasan Danau Toba di Sumatera Utara. Salah satunya dengan Kabupaten Samosir.

Untuk itu, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, mengundang Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berkunjung ke Samosir selama dua hari, Sabtu-Minggu (1-2/9/2018).

Rapidin menjelaskan, kunjungan Anas ke Samosir adalah tindak lanjut dari kunjungan jajaran Pemkab Samosir ke Banyuwangi pada pertengahan Maret 2018 lalu. Saat itu, Rapidin diminta Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut B Pandjaitan untuk menjalin sinergi dengan Banyuwangi sebagai daerah yang dinilai punya strategi dan eksekusi program pariwisata cukup baik.

"Kami senang karena Banyuwangi bersedia berbagi pengalamannya ke Samosir. Tidak hanya masalah pariwisata, namun pelayanan publik lainnya, karena di sana ada Mal Pelayanan Publik yang sangat efektif melayani warga," kata Rapidin dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (2/9/2018). 

loading...

Di Samosir, Rapidin juga menggelar forum pengembangan daerah yang diikuti seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Samosir dengan Anas sebagai narasumber yang memaparkan pengalaman mengembangkan pariwisata di Banyuwangi.

"Sengaja kami buatkan forum agar virus kreatif Banyuwangi bisa menyebar ke jajaran kami dan bisa berinovasi mengembangkan layanan publik dan pariwisata daerah kami," terang Rapidin. 

Anas pun memaparkan berbagai hal yang dilakukan Banyuwangi untuk mengembangkan pariwisatanya, mulai dari membuka mobilitas udara, meningkatkan amenitas atau fasilitas penunjang wisata, menata SDM serta partisipasi rakyat dalam pariwisata hingga memacu beragam atraksi seni-wisata.

Dalam kesempatan yang sama, Anas terkesan dengan keindahan Pulau Samosir berikut Danau Tobanya. Menurutnya sangat tepat bila pemerintah pusat menetapkan kawasan Danau Toba sebagai prioritas pengembangan pariwisata. 

"Danau Toba dengan keunikan Pulau Samosir mampu menggambarkan keindahan alam Indonesia, pantaslah disebut sebagai kepingan surga. Dukungan pemerintah pusat ke kawasan Toba ini sangat tepat. Saya juga belajar tentang pariwisata di Danau Toba yang tersohor dan menjadi kebanggaan Indonesia ini. Target 1 juta wisman ke Danau Toba pasti bisa terwujud dengan pesona yang luar biasa ini," puji Anas.

Anas berharap kolaborasi yang telah dijalin ini bisa memberi kemanfaatan bagi kedua daerah. Apalagi Danau Toba dan Banyuwangi kini masuk delapan destinasi prioritas pengembangan wisata pemerintah pusat. 

"Saya berharap pelaku wisata kedua daerah bisa berkolaborasi menggaet wisatawan. Apalagi menuju Banyuwangi dari Samosir juga relatif mudah. Ada lima kali direct flight dalam sehari rute Jakarta-Banyuwangi. Saya yakin kolaborasi ini bisa diwujudkan," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anas pun diangkat menjadi warga kehormatan warga Samosir yang ditandai dengan pengalungan kain Ulos bersama sang istri, Ipuk Fiestiandani, oleh Rapidin. Anas juga diajak memberangkatkan peserta balap sepeda Grand Fondo New York (GFNY) di Samosir. 

Dikutip dari detik.com
 
 
 
 
 

Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar di bawah